BPS: Indeks harga perdagangan komoditas pertanian stagnan

BPS: Indeks harga perdagangan komoditas pertanian stagnan

Petani menjemur jagung di Desa Pandere, Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (30/8/2021). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengungkapkan data Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) untuk komoditas pertanian cenderung stagnan dengan nilai kenaikan yang sama secara bulanan atau month to month (mtm) yaitu 0,09 persen di bulan Agustus, sama persentase kenaikannya dengan bulan Juli.

Margo Yuwono dalam konferensi pers daring yang dipantau di Jakarta, Rabu, mengatakan IHPB untuk komoditas pertanian mengalami deflasi sebesar minus 0,51 persen dengan andil sebesar 0,10.

"Jadi kenapa indeks harga perdagangan besar pertanian ini mengalami deflasi, seperti saya sampaikan sebelumnya untuk harga-harga beras di tingkat grosir ini juga mengalami penurunan. Namun di tingkat petani masih mengalami peningkatan sehingga indeks harga perdagangan besar untuk pertanian khususnya tanaman pangan mengalami deflasi," kata dia.

Sedangkan untuk sektor pertambangan dan penggalian mengalami inflasi sebesar 1,11 persen dengan andil sebesar 0,01 persen. Sementara kelompok industri mengalami inflasi sebesar 0,22 persen dengan andil 0,18 persen.

IHPB untuk komoditas yang digunakan untuk membangun tempat tinggal, pekerjaan umum pertanian, pekerjaan umum untuk jalan; jembatan; dan pelabuhan, instalasi listrik, gas, air minum, telekomunikasi, serta bangunan lainnya atau kelompok komoditas disebut konstruksi mengalami peningkatan pada bulan Agustus sebesar 0,27 persen.

Penyebab peningkatan 0,27 persen ini andil dari bangunan pekerjaan umum untuk jalan; jembatan; pelabuhan sebsesar 0,11 persen yaitu andil terbesar dibandingkan kelompok bangunan lainnya dengan inflasi sebesar 0,30 persen.

"Ini yang menyebabkan peningkatan IHPB untuk konstruksi bulan Agustus meningkat 0,27 persen," kata Margo Yuwono.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Agustus 2021 antara lain kelapa sawit, wortel, kubis/kol, batu bara, minyak goreng, dan herbisida. Perubahan IHPB di tahun kalender 2021 adalah sebesar 1,66 persen dan perubahan IHPB tahun ke tahun sebesar 2,88 persen.

Baca juga: BPS: Indeks harga perdagangan besar naik 0,09 persen pada Juli 2021
Baca juga: Presiden Jokowi nilai komoditas baru pertanian sangat menjanjikan
Baca juga: Mentan janji akan ekspor komoditas pertanian tiga kali lipat
Pewarta : Aditya Ramadhan
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021