Cara unik Polres Sukoharjo bagikan beras ke warga terdampak pandemi

Cara unik Polres Sukoharjo bagikan beras ke warga terdampak pandemi

Tangkapan layar Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho dalam dialog daring yang dipantau dari Jakarta, Rabu (1/9/2021). ANTARA/Devi Nindy.

Jakarta (ANTARA) - Polres Sukoharjo, Jawa Tengah memiliki cara unik membagikan bantuan sosial (bansos) beras pemerintah kepada warga terdampak pandemi COVID-19 yakni menyertakan produk pangan lokal guna membentuk ketahanan pangan masyarakat.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho mengatakan salah satunya adalah membagikan hasil ternak ikan lele dan ikan nila yang dibudidayakan di kantor-kantor Polsek di wilayah hukum tersebut.

"Kita berikan sembako berupa beras 5 kilogram, dan untuk menambah beras, kita memanen di salah satu polsek kita. Hasilnya lumayan, kita telah berikan 100 paket ikan lele," ujar Wahyu dalam dialog daring yang dipantau dari Jakarta, Rabu.

Baca juga: Risma siapkan Permensos untuk permudah KPM dapat bansos di kawasan 3T

Selain memberi ikan, Wahyu mengatakan pihaknya juga bekerjasama dengan peternak ayam sekitar dan petani rempah-rempah hingga dunia usaha untuk memberikan bantuan kepada yang terdampak COVID-19 seperti warga yang menjalani isolasi mandiri maupun warga miskin.

Anggota Bhabinkamtibmas saat memberikan bansos beras, juga mengecek apakah KPM yang dituju sudah masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Adapun KPM yang belum masuk dalam DTKS akan diberikan bantuan.

"DTKS dari Dinas Sosial kami juga punya, kita kroscek di lapangan," kata Wahyu.

Wahyu juga mengungkapkan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sukoharjo membagikan bansos beras dan bantuan pangan lainnya menggunakan motor patroli yang telah dimodifikasi menggunakan keranjang motor bronjong.

Alasan penggunaan motor patroli modifikasi tersebut untuk menjangkau jalanan pedesaan yang tidak dapat dimasuki kendaraan berat.

"Tim Bhabinkamtibmas dan Babinsa sangat memahami situasi di lapangan, tentang siapa saja yang benar-benar membutuhkan bantuan ini, karena itu melalui kolaborasi penyaluran sembako ini dapat disalurkan secara tepat. Saat distribusi kami juga menggunakan kendaraan roda dua agar dapat menjangkau jalan-jalan kecil yang tidak dapat dimasuki mobil," ujar dia.

Baca juga: INDEF: Bansos lindungi 40-45 persen masyarakat miskin di masa krisis
Baca juga: Hakim: Pejabat Kemensos gunakan Rp1,591 miliar dari uang suap bansos
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021