Empat bank dan Twitter kolaborasi kampanyekan edukasi keamanan data

Empat bank dan Twitter kolaborasi kampanyekan edukasi keamanan data

Tangkapan layar empat bank yaitu Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), BCA Digital, Bank Central Asia (BCA), dan Bank Negara Indonesia (BNI) bersama Twitter Indonesia, berkolaborasi mengkampanyekan edukasi keamanan #DatamuRahasiamu di Jakarta, Rabu. (ANTARA/Citro Atmoko)

Jakarta (ANTARA) - Empat bank yaitu Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), BCA Digital, Bank Central Asia (BCA), dan Bank Negara Indonesia (BNI) bersama Twitter Indonesia berkolaborasi mengampanyekan edukasi keamanan #DatamuRahasiamu sebagai pencetus pesan keamanan bagi masyarakat Indonesia agar semakin waspada terhadap  berbagai modus penipuan.

Direktur Pengawasan Sistem Pembayaran dan Pengawas Spesialis Bank Indonesia Anton Daryono mengatakan, melihat akselerasi digital yang semakin cepat tentunya harus diikuti dengan kewaspadaan akan beragam modus kejahatan siber yang terus berkembang.

"Kami tentunya menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif kolaborasi kampanye #DatamuRahasiamu yang dilakukan antarinstitusi ini. Semoga melalui kolaborasi ini, edukasi mengenai keamanan perbankan dan pentingnya menjaga data pribadi semakin diterima oleh masyarakat yang lebih luas lagi," ujar Anton di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Menko Luhut jamin keamanan data dalam aplikasi Peduli Lindungi

Digital Banking Head Bank BTPN Irwan Tisnabudi menyampaikan, edukasi keamanan melalui kegiatan #DatamuRahasiamu akan semakin maksimal jika dapat dilakukan bersama demi terwujudnya ekosistem perbankan yang aman.

"Untuk itu, kami mendukung penuh kegiatan #DatamuRahasiamu dan terus menambah keamanan di Jenius. Agar pemahaman masyarakat mengenai keamanan semakin optimal, Jenius memperkenalkan laman www.jenius.com/pages/jeniusaman yang berisikan informasi keamanan digital terkini,” ujar Irwan.

Head of Marketing & Communication BCA Digital Duardi Prihandiko mengatakan,bersama-sama pihaknya akan melakukan pendekatan komunikasi yang variatif dan relevan untuk menjangkau masyarakat seluas-luasnya, karena keamanan selalu merupakan isu dua sisi.

"Dari sisi institusi harus punya sistem dan mekanisme yang teruji keamanannya, sedangkan dari sisi customer juga harus selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi finansial. Penting bagi masyarakat modern untuk selalu mengikuti perkembangan berita dan teknologi agar tidak memberi celah untuk oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Duardi.

Baca juga: UU PDP bisa perkuat keamanan data jadi prioritas pengelola layanan

Sementara itu, Senior Vice President Marketing Communication BCA Norisa Saifuddin mengatakn, telah menjadi komitmen perseroan untuk senantiasa memprioritaskan keamanan data nasabah. Maka dari itu, perseroan memberikan dukungan penuh dan nyata terhadap gerakan kolaborasi #DatamuRahasiamu.

"Keamanan bertransaksi digital merupakan tanggung jawab bersama antara penyedia layanan perbankan maupun penggunanya. Harapannya melalui kolaborasi ini dapat meningkatkan tingkat edukasi nasabah mengenai pentingnya menjaga data pribadi," kata Norisa.

Dalam momen yang sama, Senior Executive Vice President Bisnis Digital BNI Rian Eriana Kaslan mengatakan, pihaknya memiliki harapan besar terkait kampanye tersebut. Dengan adanya kampanye itu, pengguna layanan bisa lebih memahami bahwa menjaga dan melindungi data pribadi adalah juga merupakan tanggung jawab personal pengguna layanan.

Pengguna layanan bisa lebih berhati-hati terhadap upaya penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengaku sebagai petugas bank atau petugas BNI melalui telepon, chat platform, faks atau e-mail, yang menanyakan data pribadi, termasuk password, MPIN, PIN, atau OTP.

"Menurut kami, kolaborasi campaign #DatamuRahasiamu yang diikuti oleh partner-partner besar seperti ini sangatlah penting untuk mengedukasi nasabah kami akan pentingnya menjaga data rahasia pribadi. Kami sebagai pihak bank juga memiliki tanggung jawab besar terhadap keamanan data rahasia nasabah, yang salah satu bentuknya dengan terus konsisten memberikan edukasi kepada nasabah terkait bahaya dari cybercrime. Harapannya dengan adanya campaign besar terkait rahasia data seperti ini, nasabah dapat semakin menjaga kerahasiaan datanya," ujar Rian.

Keamanan digital ini juga menjadi perhatian utama dari Twitter Indonesia sebagai penyedia layanan digital bagi masyarakat Indonesia. Country Industry Head, Indonesia Twitter Dwi Adriansah menyampaikan, menjaga agar semua orang tetap aman dan terlindungi adalah satu satu prioritas utama perseroan. Dengan perkembangan dan adopsi teknologi yang semakin pesat, data pribadi menjadi hal yang sangat berharga.

"Dengan berkolaborasi di kampanye #DatamuRahasiamu, Twitter berkomitmen untuk menjadi bagian dari peningkatan kesadaran masyarakat agar lebih mengerti mengenai betapa pentingnya menjaga keamanan data, terutama ketika sedang berada di ranah digital," kata Dwi.
Pewarta : Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021