Selandia Baru setujui kesepakatan vaksin COVID dengan Spanyol

Selandia Baru setujui kesepakatan vaksin COVID dengan Spanyol

Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech di Auckland, Selandia Baru, February 2021. ANTARA/New Zealand Ministry of Health/Handout via Reuters.

Wellington (ANTARA) - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Kamis mengatakan pemerintahnya telah mencapai kesepakatan dengan Spanyol untuk menerima lebih dari seperempat juta dosis tambahan vaksin COVID-19 Pfizer Inc.

Dosis tambahan akan tiba di Auckland pada Jumat untuk membantu program vaksinasi negara itu, kata Ardern dalam konferensi pers.

Selandia Baru melaporkan 13 kasus baru COVID-19 pada Kamis, menjadikan jumlah total kasus dalam wabah varian Delta terbaru menjadi 868.

Selandia Baru termasuk negara yang berhasil mengekang persebaran COVID-19 dengan jumlah kasus dan kematian akibat COVID yang lebih rendah dibandingkan negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Prancis dan Spanyol.

Sebelumnya Ardern pada Senin (6/9) melonggarkan pembatasan nasional, kecuali di kota terbesar, Auckland, setelah kasus harian turun menjadi 20 pada Senin dari puncak kasus sebanyak 85 pada 29 Agustus.

Sekitar 30 persen dari 5,1 juta orang di negara itu telah divaksin sepenuhnya, tingkat paling lambat di antara negara-negara kaya dalam kelompok Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

Sumber: Reuters
Baca juga: Selandia Baru akan peroleh lebih banyak vaksin COVID-19
Baca juga: Selandia Baru cabut tindakan pembatasan sosial
Baca juga: Selandia Baru catat 20 tambahan kasus lokal COVID
Pewarta : Mulyo Sunyoto
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021