Dedeh Erawati persiapkan diri untuk turun di World Masters Games 2022

Dedeh Erawati persiapkan diri untuk turun di World Masters Games 2022

Emas Lari Gawang Dedeh Erawati Pelari putri Indonesia Dedeh Erawati (kiri) melewati garis finis pada perlombaan nomor lari 60 meter gawang putri kategori usia 35-39 tahun dalam kejuaraan World Masters Athletics Championships Indoor (WMACI) di Daegu, Korea Selatan, Jumat (24/3/2017). Dedeh berhasil meraih medali emas usai finis pertama dengan catatan waktu 8,96 detik, disusul atlet Australia Melissa Foster dengan waktu 9,79 detik dan medali perunggu oleh pelari Jerman Anne Reuschenbach dengan waktu 10,51 detik. (ANTARA FOTO/Hana Sayyida)

Jakarta (ANTARA) - Dedeh Erawati terus mempersiapkan diri untuk menghadapi multievent internasional di World Masters Games 2021 yang dijadwalkan bergulir di Kansai, Jepang, pada 13-29 Mei 2022.

Mantan atlet nasional itu menyebut World Masters Games adalah ajang penting bagi atlet senior yang masih aktif berkompetisi.

"Sama seperti Olimpiade, World Masters Games bergulir empat tahun sekali. Bukan hanya dari atletik, tetapi cabang olahraga lainnya juga dipertandingkan," kata Dedeh Erawati kepada ANTARA, Sabtu.

World Masters Games edisi ke-10 ini untuk kali pertama bergulir di Asia. Sebelumnya, ajang ini dijadwalkan bergulir tahun 2021, namun karena kondisi pandemi COVID-19 akhirnya dijadwal ulang menjadi tahun depan.

Baca juga: Dedeh Erawati meriahkan laga perdana Piala Kemerdekaan

Diperkirakan sebanyak 50.000 atlet dari berbagai dunia akan turut serta dalam ajang yang mempertandingkan 59 disiplin dari 35 cabang olahraga tersebut.

Untuk itu, Dedeh pun sangat menantikan ajang masters paling bergengsi tersebut. Perempuan yang pernah pentas di nomor lari gawang 100m putri Olimpiade Beijing 2008 itu pun terus memaksimalkan persiapan.

"Rencana ingin berangkat sambil mencari sponsor dan lain-lain. Saya juga terus berlatih, sekalian agar tetap sehat dan bugar," kata Dedeh yang kini berusia 42 tahun.

Sebelum bertolak ke Jepang, perempuan asal Sumedang itu juga berencana akan melakukan persiapan akhir dengan turun dalam kejuaraan internasional di Asia atau Asia Tenggara.
 
Arsip foto - Pelari gawang Dedeh Erawati bertanding pada nomor 100 meter gawang putri dalam Kejuaraan Nasional Atletik di Stadion Rawamangun, Jakarta, Kamis (21/8). Dedeh menang dengan catatan waktu 13.58 detik. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean/ed/ama.

Baca juga: Suryo Agung dan Dedeh Kembali Bersinar

"Namun masih menunggu jadwal. Karena situasi saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19, sebelumnya banyak ajang yang batal atau tertunda," katanya.

"Paling tidak tahun depan mungkin pada Februari, saya harus try out. Performa harus tetap dijaga. Saya ingin tetap mempertahankan apa yang diraih sebelumnya," Dedeh menuturkan.

Dalam kesempatan ini, Dedeh juga berharap pemerintah lebih memperhatikan atlet-atlet senior yang masih aktif berkompetisi di level internasional.

"Kami atlet senior juga turun di ajang yang diakui dunia. Artinya, kami juga berjuang untuk bisa membuat Indonesia Raya berkumandang, Merah Putih berkibar," kata Dedeh.

"Dengan adanya Desan Besar Olahraga Nasional (DBON) bisa menjadi harapan baru bagi kami atlet masters. Pokoknya harapannya kalau grand desain berarti menyeluruh mulai usia nol hingga sepanjang usia," ujar Dedeh.

Baca juga: Dedeh Erawati adanya DBON bawa harapan baru untuk atlet masters
Baca juga: Harapan Dedeh Erawati usai Alvin dan Zohri tampil di Olimpiade Tokyo
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021