KBRI Seoul gunakan mobil listrik

KBRI Seoul gunakan mobil listrik

KBRI Seoul resmi "Goes Electric" melalui pengadaan mobil listrik Hyundai IONIQ5 sebagai wujud konkret dari program Transformasi Hijau yang dicanangkan KBRI Seoul sejak awal tahun 2021. (Antara / Dokumentasi KBRI Seoul)

Jakarta (ANTARA) - KBRI Seoul resmi "Goes Electric" melalui pengadaan mobil listrik sebagai wujud konkret dari program Transformasi Hijau yang dicanangkan KBRI Seoul sejak awal  2021.

Serah terima mobil listrik Hyundai IONIQ5 secara simbolis dari Hyundai Motor Company kepada KBRI Seoul berlangsung pada 15 September 2021, berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Penyerahan dilakukan oleh Penasihat Hyundai Motor Company Dubes Kim Chang-beom kepada Dubes RI Seoul, Umar Hadi.

Dalam sambutannya, Dubes Umar Hadi menyampaikan apresiasi atas dukungan Hyundai Motor Company terhadap program Transformasi Hijau yang diusung oleh KBRI Seoul.

Baca juga: Mulai 2022, Daimler produksi mobil netral karbon

"Sejak awal tahun, KBRI Seoul konsisten menjalankan program Go Green. Langkah progresif yang kami lakukan salah satunya dengan mengganti mobil operasional KBRI berbasis BBM dengan mobil listrik. Sebelumnya KBRI juga sudah memasang solar panel," tandas Dubes Umar Hadi.

Lebih lanjut Dubes Umar Hadi menyampaikan bahwa selama tiga tahun terakhir Pemerintah RI telah aktif mendorong pengembangan dan penggunaan kendaraan listrik.

"KBRI Seoul Goes Electric adalah lompatan besar bagi semua. Kita harus berani lakukan terobosan demi perubahan yang lebih baik sekaligus memberi solusi terhadap berbagai tantangan akibat perubahan iklim. KBRI Seoul berterima kasih kepada Hyundai Motor Company yang memiliki visi sama dalam misi ini," lanjut Dubes RI Seoul.

Mewakili Hyundai Motor Company, Dubes Kim Chang-beom menggarisbawahi bahwa melalui penggunaan mobil listrik, KBRI Seoul dan Hyundai Motor Company telah “seirama” dalam menangani isu lingkungan dan perubahan iklim.

Baca juga: Bugatti belum mau ikut tren mobil listrik

Dubes Kim menyampaikan rasa bangga dapat menjadi bagian dari program percepatan Transformasi Hijau yang diusung KBRI Seoul.

"Hyundai kagum dengan inisiatif KBRI Seoul yang menoreh sejarah sebagai KBRI pertama di dunia yang menggunakan mobil listrik. Kami yakin aksi nyata KBRI Seoul ini akan menciptakan lingkungan yang lebih hijau, lebih bersih, dan lebih berkelanjutan," ujar Dubes Kim.

Hyundai Motor Company telah menjadi mitra penting Pemerintah RI dalam membangun ekosistem industri kendaraan listrik yang terintegrasi di Indonesia. Pabrik mobil Hyundai Motor Company di Deltamas, Cikarang telah rampung dan akan mulai memproduksi kendaraan listrik pada pertengahan 2022.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo telah meresmikan peletakan batu pertama pabrik industri baterai kendaraan listrik PT. HKML Battery Indonesia di Kawasan Industri Baru Karawang, Jawa Barat. PT. HKML Battery Indonesia adalah perusahaan patungan PT. Industri Baterai Indonesia dan konsorsium perusahaan Korea Selatan yang di dalamnya termasuk Hyundai Motor Company, Hyundai Mobis, KIA Motor, dan LG Energy Solution.

Baca juga: California akan larang mobil berbahan bakar bensin pada 2035
Pewarta : Azis Kurmala
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021