Hutama Karya libatkan UMKM dalam program Pesantren Mandiri Pangan Riau

Hutama Karya libatkan UMKM dalam program Pesantren Mandiri Pangan Riau

Ternak dan budidaya ayam broiler di Provinsi Riau sebagai wujud Program Pesantren Mandiri Pangan Hutama Karya. ANTARA/HO-Hutama Karya.

Jakarta (ANTARA) - PT Hutama Karya (Persero) melibatkan puluhan pelaku UMKM dalam program Pesantren Mandiri Pangan yang diwujudkan dalam bentuk ternak dan budidaya ayam broiler di Provinsi Riau.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo menyampaikan bahwa perusahaan memilih budidaya ternak ayam broiler berdasarkan potensi ketersediaan lahan yang cukup luas, biaya perawatan serta pemeliharaan yang lebih ekonomis serta peluang pasar yang cukup besar sehingga akan memberikan peluang bagi pengusaha pemula untuk mengembangkan bisnisnya.

“Di samping bisa mengatasi ketersediaan bahan pangan, program ini juga memberikan keuntungan lain khususnya bagi masyarakat Desa Birandang dengan terbukanya lapangan pekerjaan serta peluang bisnis baru di bidang budidaya dan ternak ayam broiler. Harapannya melalui program yang sudah cukup sustain ini, Desa Birandang dapat menyuplai pasokan ayam broiler ke seluruh wilayah di Provinsi Riau,” ujar Tjahjo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Di tengah Pandemi COVID-19 yang masih melanda dan berdampak pada melemahnya sektor ekonomi di Indonesia, Hutama Karya berkomitmen untuk membantu menumbuhkan kembali perekonomian Indonesia melalui Program Pesantren Mandiri Pangan yang merupakan implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Dalam program ini, Hutama Karya telah melibatkan puluhan pelaku UMKM di wilayah Desa Pulau Birandang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Program Pesantren Mandiri Pangan yang diwujudkan dalam bentuk ternak dan budidaya ayam broiler dilakukan dengan memberikan bantuan berupa pembangunan infrastruktur kandang ayam close house serta program pembinaan dengan total nilai bantuan Rp250 juta.

Dimulai sejak bulan Januari 2021 lalu, kini UMKM yang dibina oleh Hutama Karya sudah mampu melaksanakan proses ternak dan budidaya ayam broiler secara mandiri yang hasil ternaknya disuplai ke berbagai produsen olahan ayam di Indonesia, salah satunya PT Charoen Pokphand.

Dalam program ini Hutama Karya memberikan fasilitas kandang ayam sekaligus fasilitas pelatihan dan pendampingan budidaya ternak ayam broiler kepada pengurus Pondok Pesantren Ashorullah – Kabupaten Kampar.

Desa Birandang dipilih karena berdekatan langsung dengan lokasi kegiatan operasional perusahaan yakni Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang, sebagai upaya timbal balik atas dukungan masyarakat untuk menyukseskan pembangunan jalan tol ini serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

“Terhitung hingga bulan Agustus tahun 2021 ini, bantuan kandang dan budidaya ternak ayam broiler ini telah berhasil menghasilkan 4.772 ekor ayam broiler dengan keuntungan mencapai Rp28 juta per bulannya. Semoga melalui bantuan yang kami berikan, usaha ini tetap dapat konsisten dijalankan sehingga bisa mendorong perekonomian dan peluang usaha baru bagi masyarakat Desa Birandang,” kata Tjahjo Purnomo.

Baca juga: Hutama Karya dorong UMKM naik kelas di masa pandemi COVID-19
Baca juga: Hutama Karya: Okupansi UMKM di rest area Tol Trans Sumatera 80 persen
Baca juga: Obligasi dan sukuk Hutama Karya kelebihan permintaan hingga 3,9 kali
Pewarta : Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021