Satwa Ragunan rutin dicek selama PPKM

Satwa Ragunan rutin dicek selama PPKM

Petugas melintas di kawasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) yang tutup sementara saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta, Minggu (1/8/2021). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mengecek rutin semua satwa di kebun binatang tersebut selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga guna memastikan kondisinya sehat.

Staf Pelayanan Hubungan Masyarakat Wahyudi Bambang dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat mengatakan seluruh satwa di kebun binatang tersebut saat ini dalam kondisi sehat.

"Sehat alhamdulillah, ada pengecekan rutin. Alhamdulillah, satwanya sehat semuanya," kata Wahyudi.

Ia menambahkan dua Harimau Sumatera yang sempat terpapar COVID-19 juga sudah beraktivitas normal kembali setelah mendapat perawatan intensif.

"Kalau kondisinya sudah sembuh, sudah cukup lama setelah waktu itu, sudah sembuh. Sudah beraktivitas normal sekarang," kata dia.

Baca juga: Pembukaan kembali Ragunan tunggu keputusan Pemprov DKI

Di sisi lain, Bambang belum dapat memastikan bahwa hingga saat ini belum ada wacana uji coba pembukaan kembali Ragunan seperti beberapa tempat wisata lainnya di Ibu Kota.

"Betul, belum ada wacana dibuka. Yang dibuka mungkin di Ancol, itu kan masih uji coba. Untuk Ancol sama kita beda dinas," kata Bambang.

Kendati demikian, ia menyampaikan, pihaknya sudah siap apabila ada instruksi dari pemerintah daerah untuk melakukan uji coba pembukaan kembali.

"Kalau ada instruksi kita sudah siap sebenarnya. Syaratnya itu barcode, sertifikat vaksin. Setiap orang yang punya, sudah divaksin bisa menunjukkan dengan PeduliLindungi," kata dia.

Pihaknya telah menyiapkan kode batang (barcode) untuk skrining syarat vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi dan sarana pendukung lainnya.

Baca juga: Pemkot Jaksel tutup seluruh taman kota selama penyesuaian PPKM Level 4

Dia belum dapat memastikan rencana operasional Ragunan bila nantinya dibuka karena masih belum adanya imbauan dari pemerintah.

"Kalau memang sudah ada perintah untuk dibuka, ya kita siapkan pintu-pintu yang seperti biasa untuk beroperasi," kata Bambang.

Pewarta : Sihol Mulatua Hasugian
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021