Biden kepada Komisi Eropa: Sistem pajak internasional harus adil

Biden kepada Komisi Eropa: Sistem pajak internasional harus adil

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyampaikan keterangan pers di Gedung Putih, Washington, AS, (20/8/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Ken Cedeno/aww.

Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Joe Biden, dalam sambungan telepon dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada Senin (4/10), menekankan pentingnya pemerataan sistem pajak internasional, demikian diungkapkan Gedung Putih.

AS menginginkan negara-negara G20 pada pertemuan akhir Oktober ini bisa mencapai perjanjian politik terkait kesepakatan pajak perusahaan minimum global.

Kepada von der Leyen, Biden juga menyatakan dukungan kuat bagi negara-negara di kawasan Balkan Barat dalam menjalani proses untuk menjadi anggota Uni Eropa (EU). 

Uni Eropa dan para pemimpin Balkan akan bertemu Rabu (6/10) untuk membahas perkembangan proses keanggotaan enam negara Balkan, yaitu Serbia, Kosovo, Bosnia-Herzegovina, Montenegro, Albania, dan Macedonia Utara.

Deklarasi pertemuan akan menyatakan kembali jaminan Uni Eropa terkait keanggotaan masa depan enam negara tersebut, kata dua pejabat Uni Eropa.

Negara-negara EU di bagian utara yang kaya cenderung merasa takut bahwa penggabungan Romania dan Bulgaria ke Uni Eropa yang terburu-buru pada 2007 akan terulang. 

Selain itu, mereka khawatir soal pengelolaan migrasi yang buruk terkait pekerja Eropa ke Inggris menyebabkan banyak orang Inggris menentang Uni Eropa.

Sumber: Reuters

Baca juga: G7 hampir capai kesepakatan perpajakan perusahaan terbesar dunia

Baca juga: EU cabut UAE, Swiss dari daftar surga pajak


 

Minimalisasi realisasi pajak dalam hadapi ekonomi global

 

Pewarta : Juwita Trisna Rahayu
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021