KAI operasikan kembali KA Sindang Marga rute Kertapati-Lubuklinggau

KAI operasikan kembali KA Sindang Marga rute Kertapati-Lubuklinggau

Ilustrasi - Penumpang berjalan menuju gerbong KA Serelo sebelum keberangkatan di Stasiun Kereta Api Kertapati Palembang, Sumsel, Kamis (24/9/2020). ANTARA FOTO/Feny Selly/nz.

Palembang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan kembali Kereta Api Sindang Marga rute Stasiun Kertapati Palembang – Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mulai 8 Oktober 2021 setelah sempat terhenti karena adanya pandemi COVID-19.

Kepala Bagian Humas PT KAI Divisi Regional III Palembang Aida Suryanti di Palembang, Kamis, mengatakan Kereta Api Eksekutif dan Bisnis Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuklinggau (pulang-pergi) untuk sementara dioperasikan setiap hari Jumat dan Minggu.

Tentunya pengoperasian KA Sidang Marga ini dilengkapi fasilitas dan aturan protokol kesehatan sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah.

Untuk jadwal keberangkatan dari Stasiun Kertapati pukul 20.15 WIB dan tiba di Stasiun Lubuklinggau pukul 02.50 WIB, sedangkan untuk keberangkatan dari Stasiun Lubuklinggau pukul 19.45 WIB dan tiba di Stasiun Kertapati 02.20 WIB.

Sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 69 tahun 2021, pelanggan KA jarak jauh disyaratkan telah melakukan vaksin COVID-19 minimal dosis pertama dan wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan.

Selain itu KAI telah mengintegrasikan sistem boarding KAI dan aplikasi Peduli Lindungi sehingga data vaksinasi dan hasil tes COVID-19 pelanggan akan otomatis muncul pada layar komputer petugas.

Integrasi ini bertujuan untuk mempermudah pelanggan dan memperlancar proses pemeriksaan dokumen.

Untuk memudahkan pelanggan, KAI Divre III Palembang juga menyediakan pemeriksaan Rapid Test Antigen di 6 stasiun yaitu stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi dan Lubuklinggau, dengan tarif Rp45.000 per orang.

Program Rapid Tes Antigen ini merupakan Sinergi BUMN antara KAI dengan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo, Indofarma melalui anak usahanya yaitu Farmalab, serta pihak-pihak lainnya. Calon pelanggan harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas untuk dapat melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen di stasiun.

Aida menyampaikan masyarakat dapat memesan tiket dengan memanfaatkan sistem online menggunakan aplikasi KAI Acces ataupun aplikasi lainnya serta agen resmi yang dapat dilakukan pemesanan tiket pada H-7.

Dengan menggunakan sistem daring (online) diharapkan lebih terjamin dalam penerapan jaga jarak fisik (physical distancing).

“Sementara ini untuk penjualan tiket di loket stasiun hanya melayani tiket go show atau dilayani 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA," kata dia.

Baca juga: Rayakan internalisasi budaya perusahaan, KAI gelar Culture Fest 2021
Baca juga: KAI turut bangkitkan pariwisata daerah di masa pandemi
Baca juga: KAI luncurkan KA Airlangga relasi Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen

 
Pewarta : Dolly Rosana
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021