Kemenkomarves: Gernas BBI buat 16 juta UMKM masuk ekosistem digital

Kemenkomarves: Gernas BBI buat 16 juta UMKM masuk ekosistem digital

Tangkapan layar - Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenkomarves) Odo R M Manuhutu dalam peluncuran virtual workshop “Transformasi Digital UMKM Merah Putih” di Jakarta, Rabu (13/10/2021). ANTARA/Sanya Dinda.

Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenkomarves) Odo R M Manuhutu mengatakan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) telah membuat 16 juta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masuk ke dalam ekosistem digital.

“Kita sudah mencapai 16 juta per September 2021 lalu. Saya yakin akan tercapai target 30 juta UMKM masuk ke dalam ekosistem digital pada 2023 mendatang,” kata Odo dalam peluncuran virtual workshop “Transformasi Digital UMKM Merah Putih” yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, pada 14 Mei 2020 lalu, Presiden Jokowi membuat Gernas BBI agar UMKM tetap tumbuh di tengah pandemi COVID-19 dan memperkuat perekonomian Indonesia. Di tengah COVID-19, menurutnya UMKM perlu melakukan inovasi, transformasi, dan akselerasi.

“Beberapa pelaku UMKM sudah mulai melakukan transformasi yang tidak hanya jualan online tapi mereka juga melek literasi digital dan memperhatikan kualitas produk,” kata Odo.

Menurutnya, selain mengembangkan kapasitas produksi, pelaku UMKM juga perlu memperhatikan kualitas produk mereka. Pasalnya, kualitas produk UMKM yang baik juga akan memberikan kesan yang positif bagi seluruh produk asal Indonesia.

Karena itu, Kemenkomarves dan Kementerian Koperasi dan UMKM memberikan dukungan beragam pelatihan untuk UMKM termasuk yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri bersama IdEA, DOKU, dan YOKKE berupa workshop virtual “Transformasi Digital UMKM Merah Putih”.

Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan baik kapasitas maupun kualitas produk UMKM di seluruh Indonesia.

“Kami bersama kementerian lain, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan pemangku kepentingan lain di sektor swasta akan mengarahkan produk asal Indonesia agar berkualitas baik. Ketika produk UMKM berkualitas baik, konsumen akan memperoleh pengalaman yang baik,” katanya.

Baca juga: Gernas BBI diharapkan bangkitkan UMKM di masa pandemi
Baca juga: Di Gernas BBI, Gubernur BI sebut 11,4 juta UMKM telah gunakan QRIS
Baca juga: Mendes PDTT: Gernas BBI akselerasi transformasi digital UMKM

Pewarta : Sanya Dinda Susanti
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021