Bursa Australia sedikit menguat didorong saham penambang dan teknologi

Bursa Australia sedikit menguat didorong saham penambang dan teknologi

Ilustrasi: Bursa saham Australia. ANTARA/REUTER/aa. (Reuters)

Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia sedikit menguat pada awal perdagangan Kamis pagi, didorong oleh keuntungan dalam saham-saham logam-sentris dan teknologi, sementara penambang terdiversifikasi South 32 melonjak ke level tertinggi tiga tahun karena membeli saham di tambang tembaga Chile.

Indeks acuan S&P/ASX 200 di Bursa Efek Australia terangkat 0,79 persen menjadi diperdagangkan di 7.329,70 poin pada pukul 00.19 GMT. Indeks acuan ditutup 0,11 persen lebih rendah pada Rabu (13/10/2021).

Penambang-penambang utama Aussie meningkat 1,65 persen didukung oleh kuatnya harga seng, tembaga dan aluminium karena kekurangan listrik di China. BHP Group dan Rio Tinto masing-masing melonjak sebanyak 1,4 persen.

Baca juga: Saham Australia ditutup turun, terseret jatuhnya saham pertambangan

Saham South32 Ltd melambung 11,5 persen dan menuju hari terbaik mereka dalam 1,5 tahun karena perusahaan setuju untuk membeli 45 persen saham di tambang tembaga Sierra Gorda di Chile seharga 1,55 miliar dolar AS.

Saham sektor teknologi Australia terangkat 2,23 persen, mengikuti kenaikan semalam di Nasdaq, di mana saham-saham pertumbuhan besar seperti Amazon.com dan Microsoft memberikan banyak momentum.

WiseTech Global Ltd, yang menyediakan perangkat lunak untuk perusahaan logistik, melonjak 4,2 persen menjadi top gainer di sub-indeks. Penyedia perangkat lunak Iress Ltd juga meningkat 3,3 persen.

Baca juga: Saham Inggris berakhir positif, indeks FTSE 100 terkerek 0,16 persen

CSL Ltd menguat 1,7 persen setelah raksasa biotek itu mengkonfirmasi komitmennya untuk memproduksi sekitar 50 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca hingga tahun 2022. Laporan media sebelumnya mengatakan bahwa suntikan AstraZeneca tidak akan lagi dilakukan di Australia.

Saham-saham terkait emas terdongkrak 2,96 persen karena harga emas mendekati puncak satu bulan semalam, dibantu oleh mundurnya dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Penambang emas Dacian Gold Ltd memimpin kenaikan pada sub-indeks, melambung 7,32 persen, diikuti oleh Pantoro Ltd melonjak 6,1 persen.

Indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru juga menguat 0,63 persen menjadi diperdagangkan pada 13.107,30 poin.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021