Poliban juara kompetisi kompetensi keahlian teknik alat berat 2021

Poliban juara kompetisi kompetensi keahlian teknik alat berat 2021

Tim Poliban Kalsel yang menjuarai Kompetisi Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat tahun 2021. (ANTARA/Humas Poliban Kalsel)

Banjarmasin (ANTARA) - Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) Kalimantan Selatan menjuarai Kompetisi Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat (K3TAB) tahun 2021 yang digelar PT Trakindo Utama.

Tim K3TAB Poliban yang juara 1 tersebut dari Program Studi (Prodi) Alat Berat, yakni, Airlangga Wiwid, Pambudi Hendro Nurcahyono BJ dan Yusuf.

"Ada enam politeknik dan enam SMK yang mengikuti kompetisi ini, berlangsung pada 4--8 Oktober 2021 tadi," ujar dosen pembimbing tim K3TAB Poliban M Khafidz Arifin di Banjarmasin, Senin.

Menurut dia, para mahasiswanya meraih skor tertinggi, yakni, 79,71 dari nilai rata-rata dari 3 kategori utama dalam ajang K3TAB tahun 2021 ini.

Baca juga: Poliban undang BNN bersih-bersih pejabat dari narkotika

Baca juga: Poliban masukkan enam prodi setara S1 pada SBMPTN


Kategori pertama, ujar Khafidz, Knowledge Asessment, yaitu, kategori yang dilaksanakan secara virtual dengan estimasi waktu 90 menit.

Menurut dia, kategori ini dilakukan dengan konsep pengisian soal untuk tiap kandidat dari masing-masing institusi baik SMK maupun Politeknik.

"Pada ajang yang diawasi ketat dari juri yang berkompeten, tim kita meraih predikat terbaik dengan skor tertinggi 82,33," ucapnya.

Selanjutnya kategori kedua, adalah presentasi inovasi yang bertemakan "Inovasi dan kemajuan dunia alat berat Indonesia", timnya kembali meraih skor tertinggi, yakni, 84,33.

Sementara itu, untuk kategori ketiga, practical skill, yaitu kategori praktek yang dilakukan di workshop/workspace masing-masing politeknik dengan pengawasan secara virtual dari juri yang berkompeten.

Kompetisi ini, kata dia, ada 6 station yang di lombakan, yakni, pertama Using Service Information System dengan estimasi waktu 90 menit. Kedua Preventive Maintenance Machine/unit dengan estimasi waktu 120 menit.

Kemudian yang ketiga, Reusability Crankshaft & measurement dengan estimasi waktu 90 menit. Keempat adalah Study Case Troubleshooting machine/unit dengan estimasi waktu 90 menit.

Selanjutnya yang kelima, adalah Disassembly & Assembly Motor Starter dengan estimasi waktu 90 menit. Dan keenam atau yang terakhir adalah Testing & Adjusting Machine/unit dengan estimasi waktu 120 menit.

"Tim kita sangat antusias mengikuti semua katagori ini, hingga meraih skor tertinggi kedua, yakni, 77,69," ujarnya.

Menurut dia, menjadi momen yang luar biasa bagi Tim K3TAB Poliban tahun 2021 yang meraih atau mengambil alih juara umum dengan skor tertinggi 79,71 dari nilai rata-rata.

"Ini merupakan momen yang bersejarah bagi tim K3TAB Poliban 2021 yang dapat mengembalikan juara umum setelah 3 tahun berturut-turut diambil alih oleh Politeknik lain," ucap Khafidz.

Dengan prestasi ini, timnya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Direktur, seluruh Wadir, Kajur dan Kaprodi Alat Berat Poliban, moga Poliban bisa mempertahankan juara umum ini di kompetisi selanjutnya.*

Baca juga: Poliban bangun jembatan darurat di wilayah banjir HST

Baca juga: Panasonic GOBEL Gandeng POLIBAN Untuk Tingkatkan Kompetensi Teknisi Indonesia
Pewarta : Sukarli
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021