Kaltim tersisa satu wilayah zona merah COVID-19

Kaltim tersisa satu wilayah zona merah COVID-19

Infigrafis perkembangan kasus COVID-19 Provinsi Kaltim. (Arumanto)

Samarinda (ANTARA) - Provinsi Kalimantan Timur tinggal menyisakan satu wilayah yakni Kota Balikapan dalam zona merah COVID-19, sedangkan sembilan wilayah lainnya bersatus zona oranye dan kuning.

Juru bicara satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan saat ini pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan di Kota Balikpapan berjumlah 75 orang dan tetap menjadi rangking pertama untuk wilayah Kaltim.

"Lima wilayah masuk zona oranye yakni Kota Bontang dengan 45 orang pasien yang masih dirawat, Kutai Barat 45 pasien, Berau 36 pasien, Samarinda 32 pasien dan Kutai Timur 27 pasien," kata Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Kamis.

Sementara itu, empat wilayah di Kaltim berstatus zona kuning di antaranya Kutai Kartanegara 15 pasien, Paser 8 pasien, Panajam Paser Utara 7 pasien dan Mahakam Ulu 3 pasien.

Baca juga: Dua atlet Kaltim akhirnya bisa pulang usai dinyatakan negatif COVID-19

Baca juga: Dua judoka Kaltim harus bertahan di Mimika karena positif COVID-19


Andi mengatakan perkembangan kasus COVID-19 di Kaltim pada Kamis, terjadi penambahan sebanyak 55 kasus sembuh dan untuk kasus terkonfirmasi positif bertambah 27 kasus.

Dengan adanya tambahan kasus baru menjadikan akumulasi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim sebanyak 157.725 kasus, sedangkan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 151.996 kasus.

Andi menambahkan untuk kasus meninggal dunia tidak mengalami penambahan, sehingga jumlah keseluruhan kasus meninggal dunia akibat COVID-19 di Kaltim masih bertahan dalam angka 5.436 kasus.

"Kami sangat bersyukur hari ini kasus kematian zero kasus, mudah- mudahan bisa bertahan pada hari yang lain," kata Andi.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan dan juga aktif ikut serta dalam program vaksinasi COVID-19.

"Ketersediaan vaksin di Kaltim masih banyak, oleh sebab itu tidak usah khawatir bagi yang belum vaksinasi untuk segera melapor pada Dinas Kesehatan ataupun Puskesmas terdekat," kata Andi.*

Baca juga: Pasien sembuh dominasi kasus COVID-19 di Katim

Baca juga: Dua wilayah di Kaltim masuk zona kuning COVID-19
Pewarta : Arumanto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021