Wali Kota: Waspadai peredaran narkoba sasar remaja di Palangka Raya

Wali Kota: Waspadai peredaran narkoba sasar remaja di Palangka Raya

Ilustrasi - Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan (kiri) didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Pol Agus Riyanto menunjukkan barang bukti hasil sitaan dari tangan 11 tersangka yang dibekuk dari tiga daerah di provinsi setempat pada jumpa pers di Palangka Raya,Jumat (1/10/2021). ANTARA/Adi Wibowo

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Fairid Naparin mengajak seluruh elemen masyarakat di kota setempat mewaspadai peredaran narkoba yang menyasar kalangan remaja.

"Peredaran narkoba semakin meluas dengan berbagai modus operandi. Sasarannya juga bervariasi termasuk kalangan remaja," kata Fairid di Palangka Raya, Senin.

Untuk itu kepala daerah termuda di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah itu juga mengajak sekaligus meminta generasi muda di wilayah setempat, agar semakin proaktif dan berpartisipasi aktif dalam mencegah peredaran narkoba.

Permintaan itu karena jumlah pemuda sekarang ini semakin banyak dan memiliki peran penting bahkan potensial dalam memberantas peredaran narkoba.

Dirinya mengakui sifat generasi muda masih selalu ingin mencoba sesuatu yang baru, menjadikan mereka sangat rentan terhadap segala godaan, tak terkecuali narkoba. Maka diperlukan edukasi bahaya narkoba terutama generasi muda dan generasi usia produktif. Apalagi modus peredaran narkoba juga semakin beragam dan masif mengikuti perkembangan zaman dan kondisi kekinian.

Baca juga: BNN: Nongkrong malam hari paling berisiko pelajar konsumsi narkotika
Baca juga: Polisi Gresik tangkap pengedar narkoba jaringan pelajar antarkota

Kepala daerah termuda di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah itu menegaskan bahwa pemberantasan, pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba harus diwujudkan bersama dan merupakan tanggung jawab bersama.

"Kita semua baik dari lapisan masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat, kalangan pemuda, organisasi masyarakat termasuk pemerintah harus bersama-sama saling menjaga wilayahnya agar tercipta lingkungan yang kondusif dan bebas dari narkoba," kata Fairid.

Pernyataan itu diungkapkan dia terkait pemusnahan benda sitaan berupa barang bukti narkotika yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya.

Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol Roy H Siahaan mengatakan narkoba semakin menjadi ancaman terhadap kualitas generasi muda Indonesia.

"Untuk itu dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pemerintah juga memerlukan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat," kata Roy H Siahaan.

Baca juga: BNN: Sepanjang 2019, pelajar terbanyak terjerat narkoba di Kota Palu
 
Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021