Adanya rencana Kemendagri hanya bentuk wacana saja dan tidak jadi direalisasikan."
Pontianak (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak memastikan jadwal pemilihan wali kota dan wakil tidak akan berubah, meski beberapa waktu lalu ada wacana dari Kementerian Dalam Negeri akan menunda pemilihan kepala daerah di tahun 2013 menjadi tahun 2014.

"Adanya rencana Kemendagri hanya bentuk wacana saja dan tidak jadi direalisasikan. Diperkirakan, jadwal pilwako (pemilihan wali kota) Pontianak akan dilakukan pada Oktober 2013," kata Ketua KPU Kota Pontianak Viryan Azis di Pontianak, Selasa.

Viryan menjelaskan, perkiraan tersebut nantinya disesuaikan dengan jadwal yang ada, termasuk bulan yang ditentukan. Namun, kata dia, bulan Oktober akan sangat tepat dan sesuai waktu pelaksanaan Pikada Kota Pontianak.

"Untuk persiapan, kami sudah mulai membahan masalah teknis pemilihan, selain menentukan sejumlah pos anggaran yang dibutuhkan untuk tahapan awal nantinya," katanya.

Sebelumnya, jatah anggaran untuk Pilkada Kota Pontianak sudah disetujui dengan penganggaran dua kali putaran. Total anggaran untuk dua kali putaran tersebut mencapai Rp18 Miliar, termasuk daftar pemilih tambahan secara "online" yang baru dimasukkan dalam item draf ajuan anggaran KPU untuk Pilwako.

Dia berharap tahapan awal menuju pilkada bisa berjalan lancar, terutama dalam tahapan teknis pencalonan nantinya.

"Kami meminta kerja sama semua pihak dalam menyukseskan tahapan awal KPU, terutama dalam penyediaan dan keakuratan data wajib pemilih," tambahnya.

(Z004/S023)

Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2013