Korban puting beliung Bekasi terima bantuan tunai

Korban puting beliung Bekasi terima bantuan tunai

Arsip: Suasana belajar mengajar di kelas yang atapnya rusak di SDN Lebak Pari, Caringin, Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/1/2018). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Bekasi (ANTARA News) - Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Ganda Kusumah menyalurkan bantuan uang tunai senilai total Rp60 juta kepada 41 korban puting beliung di Kelurahan Kaliabang Tengah, Selasa.

"Ada sekitar 41 korban dengan total bantuan yang diberikan sekitar Rp60 juta untuk perbaikan tempat tinggal yang rusak," kata Ruddy saat memimpin apel Selasa pagi di Kelurahan Kaliabang Tengah.

Kegiatan tersebut kemudian dirangkai dengan penyerahan bantuan uang tunai kepada masyarakat yang terdampak puting beliung di Gang Rimbang, Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara.

Puting beliung terjadi pada Rabu (7/2) petang merusak 23 rumah tinggal warga di RW04 Kelurahan Kaliabang Tengah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan bahwa kerusakan rumah warga di lokasi tersebut bervariasi.

"Bantuan ini sifatnya tanggap darurat yang diberikan berupa uang tunai dan nilai besarannya tergantung dari kerusakan," kata Ruddy.

Ruddy memastikan seluruh bantuan yang diberikan sudah sesuai dengan proses dan tahapan yang benar dan ia ingin memastikan bantuan sampai kepada penerimanya.

Dalam pidatonya, Ruddy mengimbau para pemangku jabatan untuk menjalani tugas sesuai dengan yang diamanahkan negara.

"Jangan melihat secara hak saja, tetapi lihat dari amanah yang diberikan oleh negara untuk melayani masyarakat," katanya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bekasi untuk menjaga konsistensi sebagai pelayan yang baik untuk melayani seluruh lapisan masyarakat.

"Bantuan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada warganya. Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kinerja aparatur yang baik, semoga pekerjaan yang kita laksanakan menjadi ladang ibadah bagi kita," katanya.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018