Polres OKU perpanjang waktu penjagaan Pos PAM Arus Balik

Polres OKU perpanjang waktu penjagaan Pos PAM Arus Balik

Arsip. Foto udara suasana pintu keluar tol menuju pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan, Lampung, Kamis (21/6). Memasuki H+6 arus balik Idul fitri di pelabuhan Bakauheni terpantau mulai berangsur sepi. (ANTARA FOTO/Ardiansyah)

Baturaja (ANTARA News) - Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, memperpanjang waktu penjagaan pos pengamanan selama dua hari guna memberikan rasa aman bagi pemudik arus balik Hari Raya Idul Fitri.

"Penjagaan di pos pengamanan (Pos PAM) dan pos pelayanan (Pos YAN) kami perpanjang selama dua hari," kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Lantas AKP Candra Kirana di Baturaja, Kamis.

Dia mengatakan, penjagaan oleh sejumlah anggota Polres OKU di Pos PAM maupun Pos YAN diperpanjang dua hari karena kemungkinan masih ada pemudik yang melintas di jalur mudik wilayah itu setelah liburan pulang ke kampung halaman.

"Meskipun arus balik pemudik saat ini sudah mulai sepi, namun penjagaan di pos pam dan pos yan tetap disiagakan selama dua hari ke depan," katanya.

Menurut dia, arus mudik lebaran tahun ini jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya diduga disebabkan karena waktu libur yang ditetapkan pemerintah cukup panjang.

Dia mengemukakan, jumlah pemudik menggunakan kendaraan roda dua dan empat yang melintasi jalur mudik di wilayah itu pada tahun ini cukup banyak, namun tidak terdapat kendala dalam pengamanan selama arus mudik maupun arus balik lebaran tahun ini.

"Jalur lalulintas di OKU aman tidak ada kejadian kriminalitas yang dialami pemudik," ungkapnya.

Selain itu, angka kecelakaan di jalan raya pada tahun ini juga minim. Hanya satu peristiwa lakalantas yang dialami pemudik terjadi di jalan cor beton namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Kendaraan yang mudik terlihat lebih banyak dari luar Pulau Sumatera seperti Bali, Semarang, Jakarta, Lampung dan kota besar lainnya yang ada di Indonesia," ujar dia.
Pewarta : Edo Purmana
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018