"Christopher Robin" ajarkan arti keluarga dan persahabatan

MYSTICAL Christopher Robin (Ewan McGregor) with his longtime friend Winnie the Pooh in Disney’s CHRISTOPHER ROBIN. (Laurie Sparham/Photo Credit: Laurie Sparham)

Jakarta (ANTARA News) - Banyak orang bisa menjadi teman atau pacar, namun hanya sedikit yang pada akhirnya menjadi sahabat sejati atau bahkan keluarga.

Tema inilah yang coba diangkat "Christopher Robin", sebuah film live-action terbaru dari Disney yang mengisahkan persahabatan Winnie the Pooh dengan seorang manusia bernama Christopher Robin.

Film ini dibuka dengan sebuah pesta perpisahan yang digelar Winnie the Pooh dan kawan-kawan untuk sahabatnya Christopher Robin. 

Christopher harus berpisah dengan kawan-kawan fantasinya itu lantaran dirinya hendak masuk sekolah asrama. Di titik itulah disajikan perjalanan hidup sahabat Winnie the Pooh itu hingga beranjak dewasa ditempa manis pahitnya kehidupan.

Christopher Robin (Ewan McGregor), yang telah berkeluarga, berhasil menapaki karir sebagai manajer namun sayangnya mengalami kehidupan keluarga yang hambar karena dirinya gila kerja.

Perilaku Christopher itu membuat dirinya jauh dengan putri semata wayangnya Madeline (Bronte Carmichael), bahkan nyaris melupakan sahabatnya Winnie the Pooh.

Suatu ketika, Christopher Robin dimintai atasannya untuk menyelamatkan perusahaan tempat dirinya bekerja. Hal itu kemudian membuat dirinya terpaksa membatalkan liburan bersama istri dan putrinya. Christopher pun dilanda kegalauan.

Saat dirinya menghadapi titik nadir kehidupan dan kebingungan, Christopher tiba-tiba mendapatkan pertolongan tak terduga.

Sahabat lamanya Winnie the Pooh yang ingin sekali bertemu dengannya kemudian bertemu tak sengaja dengan Christopher di dunia nyata. 

Winnie yang melihat sahabat manusianya itu dilanda problema pelik kemudian berupaya membantu Christopher sebisa mungkin dengan caranya. Berhasilkah Winnie the Pooh cs membantu Christopher Robin mendapatkan solusinya?

Sejak pertama kali hadir sebagai tokoh buku anak-anak karangan A.A Milne pada tahun 1921 dan kemudian diadaptasi oleh Disney menjadi tokoh kartun tahun 1966, Winnie the Pooh akhirnya berhasil dibuatkan film live actionnya sekarang.

Alur plot "Christopher Robin" cukup berjalan lambat di awal-awal film. Namun plot ini kemudian beranjak menjadi dinamis saat memasuki bagian akhir film.

Marc Foster sebagai nahkoda film itu berhasil memasukkan sejumlah unsur komedi cerdas yang dapat mencairkan suasana, kendati lawakan film ini boleh dibilang terlalu cerdas untuk dicerna anak-anak.

Kekuatan utama "Christopher Robin" adalah pesan-pesan moral tentang arti persahabatn dan keluarga yang menyentuh serta tidak terkesan menggurui. Pesan-pesan ini disampaikan sebagian besar lewat narasi dialog antara Christopher Robin dengan Winnie the Pooh cs yang mengalir begitu saja.

Keberhasilan ini juga tentunya didukung oleh performa akting Ewan McGregor sebagai Christopher Robin yang tampil gemilang. Dan tentunya suara Jim Cummings yang berhasil menghidupkan karakter si beruang madu Winnie the Pooh.

Film yang telah tayang perdana 3 Agustus di Amerika Serikat ini, akan menyapa fans Winnie the Pooh di Indonesia lewat bioskop-bioskop kesayangan pada 21 Agustus 2018.  
 
Pewarta : Aji Cakti
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2018