Preman di JPM Tanah Abang ditertibkan

Preman di JPM Tanah Abang ditertibkan

Arus lalu lintas di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (10/12) kendati masih banyak pejalan kaki melintas di bawah jembatan. JPM dibangun untuk mengatasi kemacetanan lalu lintas di depan Stasiun Tanah Abang. (Yoseph Krishna Tirto)

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Kota Jakarta Pusat menertibkan para preman di sekitar Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang, Jakpus.

"Itu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga keliling terus, itu jalan terus dengan polisi kita kerjasama, preman sudah kita tertibkan semua," kata Wakil Wali Kota Jakpus, Irwandi di Jakarta, Rabu.

Irwandi mengatakan pihaknya akan menambahkan pengamanan di skybridge Tanah Abang baik dari Satpol PP maupun petugas keamanan (security).

Meski tidak merinci jumlahnya, penambahan keamanan juga bertujuan untuk menertibkan pedagang yang tak menggunakan tanda pengenal di JPM. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polri terkait hal tersebut.

"Sekuriti tambah lagi, yang kemarin sudah ada kita tambah terus, kita mau tegas tidak boleh ada pedagang yang tidak memakai tanda pengenal, harus pakai," kata Irwandi.

Jembatan yang sudah beroperasi sejak awal Desember 2018 lalu itu terus dijaga keamanannya, termasuk penertiban ojek pangkalan di bawah jembatan yang  sering menimbulkan kemacetan di Jalan Jatibaru Raya. 
Pewarta : Tessa Qurrata Aini
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018