Pemkot Surabaya terjunkan 2.700 personel amankan Natal-Tahun Baru

Pemkot Surabaya terjunkan 2.700 personel amankan Natal-Tahun Baru

Ilustrasi - Polisi bersenjata bersiaga di sela-sela patroli di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/12/2018). Patroli yang dilakukan Unit Srikandi, Raimas, dan K-9 Polrestabes Surabaya itu untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan atau kriminalitas lainnya khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru 2019. (ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Surabaya (ANTARA News) - Pemerintah Kota Surabaya menerjunkan sekitar 2.700 personel untuk membantu pengamanan perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di wilayah Kota Pahlawan, Jawa Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Linmas Pemkot Surabaya Eddy Christianto, di Surabaya, Minggu, mengatakan 2.700 personel tersebut meliputi Satpol PP 500 personel, Satpol PP kecamatan 325 personel, Linmas 315 personel, Kasatgas 154 personel, Dishub 245 personel, dan semua personel PMK beserta mobil-mobilnya yang akan siaga di beberapa objek vital.

"Jadi, total sekitar 2.700-an, mereka sebagian akan bergabung di pos-pos kepolisian yang sudah dibangun di berbagai titik di Surabaya," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa pada 23-25 Desember 2018, akan ada beberapa ruas jalan yang ditutup, tepatnya di depan gereja yang letaknya berada di pinggir jalan protokol.

Oleh karena itu, Eddy meminta pengertian dari warga Surabaya atau pengendara yang nantinya akan melintas di jalur itu.

"Di jalan itu, nanti akan ditutup satu ruas jalan dan akan diberlakukan hanya satu ruas jalan. Kami mohon pengertiannya kepada para pengendara, hal ini demi ketenangan umat Kristiani yang akan menjalankan ibadah," katanya.

Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan mengatakan pihaknya meminta seluruh jajaran untuk terlibat aktif dan selalu berkoordinasi dengan jajaran kepolisian dan TNI, agar hal-hal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban umum dapat sedini mungkin diminimalisir.

"Bu Wali Kota juga mengimbau untuk memperhatikan dan memantau rumah, kantor, gedung yang kosong, karena mungkin ditinggalkan pada saat libur panjang ini. Tak hanya itu, ia juga meminta jajarannya untuk memantau anak-anak dalam memanfaatkan libur sekolah ini," katanya.
 
Pewarta : Abdul Hakim
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018