Palang Merah China salurkan Rp1,4 miliar bantu korban tsunami Selat Sunda

Palang Merah China salurkan Rp1,4 miliar bantu korban tsunami Selat Sunda

Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Ritola Tasmaya (kedua kiri) dan Minister Counselor Kedutaan Besar China di Indonesia Sun Weide (kanan) dalam acara penyerahan dana kemanusiaan senilai 100 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,4 miliar dari Palang Merah China di Markas Pusat PMI Jakarta, 27 Desember 2018, untuk membantu korban bencana tsunami yang melanda pesisir Selat Sunda pada 22 Desember 2018. (Kedutaan Besar China di Indonesia)

Jakarta (ANTARA News) - Palang Merah China menyalurkan dana kemanusian senilai 100 ribu dolar AS atau senilai sekitar Rp1,4 miliar untuk membantu korban dan masyarakat yang terdampak tsunami yang menghantam pesisir Selat Sunda pada 22 Desember 2018.

"Atas nama Palang Merah China, saya di sini menyampaikan dana tunai kemanusiaan sebesar 100 ribu dolar AS melalui PMI untuk membantu Indonesia mengatasi masa tanggap darurat pascatsunami Selat Sunda," kata Minister Counselor Kedutaan Besar China di Indonesia Sun Weide yang dikutip dari keterangan pers yang diterima Antara, Minggu (30/12).

Dana tunai sekitar Rp1,4 miliar tersebut diserahkan Sun Weide kepada Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Ritola Tasmaya di Markas Pusat PMI Jakarta pada 27 Desember 2018.

Dalam kesempatan tersebut, Sun juga menyampaikan bahwa Presiden China Xi Jinping pada 22 Desember petang telah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan belasungkawa dan simpati kepada keluarga korban meninggal dunia dan yang terluka akibat tsunami Selat Sunda.

Surat tersebut juga berisi keyakinan pemerintah China pada kepemimpinan yang kuat dari pemerintah Indonesia yang akan membuat rakyat Indonesia mampu melewati masa-masa sulit pascabencana dan membangun kembali rumah mereka.

Minister Counselor Sun menambahkan, sebagai tetangga dekat Indonesia, China akan siap membantu saat rakyat Indonesia membutuhkan bantuan.

Pemerintah dan rakyat China siap memberikan bantuan lebih lanjut dalam bentuk apapun jika diperlukan pihak Indonesia dalam upaya penyelamatan dan rehabilitasi pascabencana.

Terkait hal itu, Sekjen PM Ritola mengucapkan terima kasih atas bantuan China melalui PMI ketika Indonesia mengalami bencana. Menurut Ritola, China merupakan salah satu pihak pertama yang memberikan bantuan melalui PMI setelah tsunami menghantam pesisir Selat Sunda pada 22 Desember.

Berdasarkan catatan PMI, Palang Merah China juga menjadi salah satu donatur pertama yang membantu saat gempa besar mengguncang Lombok pada Juli 2018 dan gempa bumi serta tsunami menghantam Sulawasi Tengah pada September 2018.

Dalam acara penyerahan bantuan dana tunai tersebut, PMI juga memberikan penjelasan tentang kajian sementara kerusakan akibat tsunami Selat Sunda dan upaya penyelamatan serta bantuan kemanusiaan yang dilakukan PMI.

Selain dana kemanusian dari Palang Merah China, Kedutaan Besar China di Indonesia juga telah menyumbangkan Rp400 juta melalui Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah untuk membantu penyediaan logistik bagi masyarakat yang terdampak tsunami Selat Sunda. 

Baca juga: Uni Eropa bantu Rp1,3 miliar korban tsunami Selat Sunda

 
Pewarta : Azizah Fitriyanti
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2018