Penyintas tsunami ceritakan pengalamannya ke Presiden

Penyintas tsunami ceritakan pengalamannya ke Presiden

Korban selamat tsunami Selat Sunda menceritakan kisah traumatisnya kepada Presiden Joko Widodo. (Biro Pers Istana)

Lampung Selatan (ANTARA News) - Warga yang selamat dari tsunami Selat Sunda dan menjalani perawatan di RSUD dr. H. Bob Bazar di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menceritakan pengalamannya menghadapi dampak terjangan gelombang besar kepada Presiden Joko Widodo, yang menjenguk mereka pada Rabu.

Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan, setelah meninjau daerah paling parah terdampak tsunami di Desa Kunjir dan Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Presiden menjenguk korban bencana yang menjalani perawatan medis di RSUD dr. H. Bob Bazar.

Setibanya di rumah sakit pukul 12.45 WIB, Presiden menuju ruang rawat pasien korban tsunami. Ia antara lain menemui Sarnama, yang menjalani perawatan bersama anak lelakinya yang berusia enam tahun.

Sarnama menceritakan kepada Presiden bahwa saat tsunami terjadi pada 22 Desember 2018 sekira pukul 22.00 WIB, anak lelakinya Yudi hilang dan baru ditemukan esok harinya sekira pukul 08.00 WIB.

"Yudi ditemukan saat berpegangan pada kayu, dua saudaranya meninggal dunia. Ade Purnama 17 tahun dan Khalifah satu tahun," kata Sarnama mengenai peristiwa yang sulit dia lupakan.

Presiden juga menjenguk beberapa pasien lain, dan berjanji memerintahkan jajarannya melakukan penanganan dampak bencana dengan baik.

Baca juga:
Presiden tawarkan relokasi ke korban tsunami di Lampung Selatan
Pengungsi korban tsunami minta pemerintah bantu perbaiki rumah

 
Pewarta : Hanni Sofia
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2019