Universitas Muhammadiyah Mataram masukkan bahasa Arab jadi MKDU

Universitas Muhammadiyah Mataram masukkan bahasa Arab jadi MKDU

Delegasi dari Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat) usai panandatangan sebanyak 31 kesepakatan kerja sama fengan universitas fi Taiwan. (FOTO ANTARA/HO-https://www.ummat.ac.id/)

Oleh Riza Fahriza, Muna'ah, Khansa, dan Nadia

Mataram, (ANTARA News) - Bahasa Arab akan dijadikan Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di seluruh program studi di Universitas Muhammadiyah Mataram, Nusa Tenggara Barat, karena tingginya peminat bahasa tersebut.

Wakil Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr Zaki Abdillah, di Mataram, Senin mengatakan mulai tahun ajaran baru, bahasa Arab akan dijadikan MKDU di seluruh program studi karena pihak universitas melihat bahwa mahasiswa memiliki antusiasme yang tinggi untuk belajar bahasa tersebut.

Pada semester lalu, kata dia, Lembaga Bahasa Universitas Muhammadiyah Mataram mengadakan program belajar bahasa Arab bagi mahasiswa.

"Pada semester lalu Lembaga Bahasa mengadakan program belajar bahasa Arab dan ternyata banyak sekali mahasiswa yang antusias mengikutinya. Maka dari itu untuk tahun ajaran baru, bahasa Arab akan ditambahkan sebagai MKDU yang harus diambil setiap mahasiswa," katanya.

Alasan ditambahkannya bahasa Arab dalam MKDU, kata dia, adalah agar semua mahasiswa mampu menguasai bahasa Arab dasar walaupun ia tidak mengambil program studi bahasa Arab.

Zaki Abdillan menyatakan bahwa tidak hanya mahasiswa yang antusias belajar bahasa Arab, bahkan dosen pun antusias belajar bahasa Arab hingga diadakan kelas bahasa Arab khusus dosen.

"Kami ingin semua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram menguasai dasar bahasa Arab walaupun mereka tidak mengambil program studi bahasa Arab. Tidak hanya mahasiswa, dosen pun tidak kalah antusias dalam belajar bahasa Arab, Bahkan kemarin sempat diadakan kelas bahasa Arab khusus dosen," katanya.

Ida, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Mataram mengatakan tujuan dia belajar bahasa Arab adalah agar lebih memahami Al Quran karena dengan memahami bahasa Arab, menghafal Al Quran akan lebih mudah.

"Saya memilih untuk belajar bahasa Arab agar lebih paham Al Quran. Kalau sudah paham bahasa Arab Insya Allah akan lebih mudah untuk menghafal Al Quran," katanya.

Baca juga: Bank Indonesia bangun "Pojok BI" kampus Muhammadiyah
Pewarta : Riza Fahriza Muna'ah, Khansa, dan Nadia
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019