Enam rumah di Barito Selatan ludes terbakar

Enam rumah di Barito Selatan ludes terbakar

kejadian kebakaran yang terjadi di kelurahan Bangkuang, dan akibat kejadian itu enam rumah ludes terbakar, Senin (20/5/2019). (Foto Polsek Karau Kuala)

Buntok (ANTARA) - Sebanyak enam unit rumah di RT 04 Kelurahan Bangkuang Kecamatan Karau Kuala Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, ludes terbakar dan mengakibatkan warga mengalami kerugian yang cukup besar.

Berdasarkan keterangan saksi bernama Farial, kebakaran yang terjadi Senin sekitar pukul 07.00 WIB itu diketahui ketika ada teriakan dari warga sekitar, kata Kapolres Barito Selatan AKBP Wahid Kurniawan melalui Kapolsek Karau Kuala Iptu Suhadak di Buntok, Senin.

"Mendengar ada teriakan kebakaran, saksi langsung keluar rumah dan melihat api sudah membesar dari tengah kediaman Dadariyah alias Acil Sadar. Rumah milik Farial itu persis di sebelah rumah Acil Sadar," beber dia.

Kemudian lanjut dia, api semakin membesar sehingga dengan cepat menghanguskan enam unit rumah warga kelurahan Bangkuang yang terbuat dari bahan kayu tersebut. Warga dan aparat kepolisian setempat pun berusaha menyelamatkan barang, dan memadamkan api menggunakan pompa air milik warga, dan pompa air milik Kecamatan.

Suhadak mengatakan setelah satu jam 30 menit kemudian api berhasil dipadamkan sehingga api tidak menjalar ke rumah warga lainnya yang berada di kawasan padat penduduk tersebut. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran, hanya saja sedikit harta benda yang bisa diselamatkan akibat kejadian kebakaran itu.

"Untuk penyebab kebakaran dan kerugian masih belum diketahui, dan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran, dan kerugiannya," jelas Iptu Suhadak.

Berdasarkan informasi sementara, lanjut dia, api berasal dari tengah rumah Dadariyah alias Acil Sadar alias Acil Ulak Wadai. Sedangkan enam rumah warga yang terbakar di RT 04 Kelurahan Bangkuang tersebut yakni rumah milik Farial, Sadariyah, Neneng, Ohel, Salehat, dan rumah milik Yunani," demikian Suhadak.
Pewarta : Kasriadi/Bayu Ilmiawan
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019