Indika Energy jadi "bapak asuh" organisasi panahan

Indika Energy jadi

Sejumlah anak membidik sasaran dalam lomba panahan tradisional "Gladen Ageng Patrasipala" di Badung, Bali, Minggu (23/6/2019). Kegiatan yang diikuti sekitar 150 orang peserta dari berbagai daerah di Indonesia tersebut digelar untuk melestarikan olahraga dan seni budaya panahan tradisional. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.

Jakarta (ANTARA) - PT Indika Energy Tbk menjadi "bapak asuh" organisasi olahraga panahan setelah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Pusat Persatuan Panahan Indonesia (Perpani).

Dalam siaran pers di Jakarta, Selasa, dengan nota kesepahaman tersebut, perusahaan energi itu akan mendukung pendanaan organisasi olahraga panahan agar dapat menggapai prestasi tertinggi.

Direktur Utama PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid mengaku sangat mendukung kemajuan prestasi olahraga di Indonesia. Perusahaan itu sebelumnya telah menjadi bagian dalam mendukung tim Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

"Indonesia kaya akan talenta dan prestasi olahraga. Itu yang memanggil kami untuk turut bergotong royong memberikan energi kami dalam mendukung perjuangan pahlawan olahraga mengharumkan nama bangsa," tuturnya.

Menurut Arsjad, menjadi misi Indika menjadikan panahan sebagai salah satu cabang olahraga yang didukung. Pasalnya, panahan merupakan olahraga prestasi dan rekreasi yang digemari banyak orang.

Dewan Penasihat Perpani Andi Gani Nena Wea yang mengawali karir di Indika Energy menyebut perusahaan itu selalu mempunyai kepedulian tinggi terhadap masalah sosial, pendidikan dan juga olahraga.

"Karakter kuat Indika Energy terhadap kemajuan olahraga Indonesia tak perlu diragukan. Apalagi untuk panahan," katanya.

Penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan di Jakarta, Selasa, itu dihadiri pula Ketua Umum Perpani Kelik Wirawan Widodo.

Baca juga: Indika Energy bagikan dividen 60 juta dolar AS
Baca juga: Hadapi Industri 4.0, Indika Energy bentuk perusahaan digital
Baca juga: Indika Energy jajaki sumber pendapatan lain di luar batubara


 
Pewarta : Ade irma Junida
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019