Enam bangunan di Agam rusak akibat puting beliung

Enam bangunan di Agam rusak akibat puting beliung

Sejumlah warga Jaruang, Nagar Gadut, Kecamatan Tilatangkamang, Kabupaten Agam, sedang melihat bangunan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) rusak akibat anging puting beliung. (Dok BPBD Agam)

​​​​​​​Lubukbasung (ANTARA) - Enam bangunan di Jaruang, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatangkamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengalami rusak pada bagian atap dan teras usai dilanda angin puting beliung pada Senin sekitar pukul 14.45 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Wahyu Bestari di Lubukbusung, Senin, mengatakan bangunan yang rusak itu berupa empat rumah, satu pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) dan kios jualan sanjai satu unit.

"Ini merupakan informasi awal yang kita peroleh dari pemerintah jorong dan pemerintah nagari. Berkemungkinan jumlah ini akan bertambah," katanya.

Ia mengatakan, keenam bangunan itu mengalami rusak ringan dan sedang pada bagian atap dan teras.

BPBD Agam, tambahnya, belum menerima laporan terkait adanya korban jiwa akibat kejadian itu.

"Kita masih menghitung total kerugian yang dialami warga akibat kerusakan itu," katanya.

Ia menambahkan anggota Satgas dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD setempat sudah menuju lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu untuk memperbaiki rumah warga tersebut.

Saat ini warga masih bertahan di rumah mereka, karena hanya sebagian atap yang mengalami rusak.

Wahyu mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara berlindung di dalam rumah saat angin puting beliung melanda daerah itu.

Dengan cara itu maka terhindar dari puing yang diterbangkan angin, sehingga tidak ada korban jiwa.

"Segera masuk rumah saat angin kencang agar tidak menjadi korban jiwa," katanya.
Pewarta : Altas Maulana
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019