Turki: Pembongkaran rumah bertujuan ubah susunan demografik Jerusalem

Turki: Pembongkaran rumah bertujuan ubah susunan demografik Jerusalem

Foto kombinasi menunjukkan sebuah bangunan milik warga Palestina diledakkan oleh pasukan Israel di desa Sur Bahir yang berada di antara Yerusalem Timur dan Tepi Barat, Palestina, Senin (22/7/2019) waktu setempat. Militer Israel sering mengubah jalan dan lahan yang disitanya di wilayah pendudukan Palestina dengan dalih untuk digunakan buat tujuan militer dan pemukim Yahudi. ANTARA/REUTERS/Mussa Qawasma/aa

Ankara (ANTARA) - Turki pada Selasa (23/7) mengutuk pembongkaran oleh Israel 10 gedung orang Palestina di Permukiman Sur Bahir, Jerusalem Timur, dan mengatakan tindakan itu dimaksudkan untuk mengubah susunan demografik kota yang diduduki itu.

Satu pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan pembongkaran tersebut adalah contoh lain kebijakan agresif pendudukan Israel.

Baca juga: Erekat kutuk rencana Israel untuk bongkar 10 rumah di Jerusalem Timur
"Kami dengan keras mengutuk perbuatan semacam itu ke arah perubahan susunan demografik Jerusalem," kata pernyataan itu, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Palestina, WAFA --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu. Ia menyeru Israel agar menghentikan tindakan tidak sah yang merusak harapan bagi penyelesaian dua-negara.

Kementerian tersebut mendesak masyarakat internasional agar memelihara status sejarah dan hukum Jerusalem dan melakukan tindakan guna melindungi hak orang Palestina.

Sumber: Reuters

Baca juga: Inggris kecam permukiman tidak sah Israel di Jerusalem Timur

Baca juga: NRC: Pembongkaran di Sur Baher jadi preseden berbahaya buat Palestina

 
Pewarta : Chaidar Abdullah
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2019