Jamaah berbagai negara "banjiri" Masjidil Haram saat Shalat Jumat

Jamaah berbagai negara

Jamaah berduyun-duyun dari berbagai tempat untuk bisa menunaikan salat jumat di Masjidil Haram, Jumat (26/7/2019) (Hanni Sofia)

Mekkah (ANTARA) - Jamaah dari berbagai negara "membanjiri" kawasan Masjidil Haram, Mekkah, saat menjalankan ibadah shalat Jumat berjamaah, sehingga beberapa jalan menuju ke arah masjid itu ditutup sejak pagi.

Pantauan di lapangan di kawasan Masjidil Haram, Mekkah, Jumat, dari sejak pukul 10.00 waktu setempat terlihat arus jamaah yang datang dari berbagai titik mengular menuju Masjidil Haram.

Bahkan kurang dari pukul 10.00 waktu setempat ketika suhu udara sudah mulai mencapai 42 derajat C beberapa akses dengan menggunakan kendaraan menuju Masjidil Haram ditutup.

Bus-bus shalawat yang mengangkut jamaah Indonesia dari pondokannya yang tersebar di 7 zona juga tersendat karena kemacetan di terowongan menuju Masjidil Haram.

Hal itu menyebabkan banyak jamaah yang memilih untuk berjalan kaki, maka tak heran dari mulai Terminal Syeib Amir misalnya tampak begitu banyak pejalan kaki yang berjalan ke arah Masjidil Haram.

Baca juga: TKR Mekkah sarankan jamaah kurangi merokok jelang puncak haji

Pekan ketiga menjelang puncak musim haji tahun ini, pelaksanaan shalat Jumat di Masjidil Haram, Mekkah, digelar di tengah semakin padatnya jamaah dari berbagai negara di dunia.

Dari Indonesia sendiri, jamaah sudah melebihi 130.000 orang yang sampai di Tanah Suci. Sehingga wajar jika kemudian pelaksanaan shalat Jumat di Masjidil Haram menjadi demikian dipadati jamaah.

Sejumlah pintu yang mengakses Masjidil Haram seperti pintu Masjidl Abdullah yang merupakan pintu dan masjid perluasan area Masjidil Haram juga telah dibuka.

Banyak dari jamaah yang melaksanakan shalat di Masjid Abdullah yang dibangun dalam beberapa waktu terakhir dan pembangunan sempat menyebabkan pemotongan kuota haji termasuk kuota haji Indonesia sekitar lima tahun silam.

Beberapa terminal yang mengakses Masjidil Haram juga dipenuhi jamaah di antaranya Terminal Syeib Amir, Terminal Bab Ali, dan Terminal Jiad.

Baca juga: 50 petugas siap layani 4 kloter yang tak diizinkan mendarat di Jeddah
Baca juga: Empat kloter tak diizinkan mendarat di Jeddah, petugas siap antisipasi
Pewarta : Hanni Sofia
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019