Muntok (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan sebanyak 39 desa di seluruh enam kecamatan di daerah itu mampu menjadi desa mandiri pada 2015.

"Program desa mandiri sebagai upaya percepatan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat itu sudah berjalan sejak 2012 dan terus dilakukan setiap tahunnya, kami harapkan program ini terus berjalan hingga 64 desa/kelurahan bisa mandiri semuanya," kata Kepala Badan Pemerintahan Desa dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Bangka Barat Sidarta Gautama di Muntok, Jumat.

Ia mengatakan penetapan suatu desa menjadi desa mandiri memang desa tersebut harus memenuhi kriteria kesiapan masyarakat dan pemerintah desanya untuk berpartisipasi aktif sesuai dengan program pembangunan yang dilakukan pemkab setempat.

Ia menerangkan, target kemandirian sebanyak 39 desa desa tersebut sudah terealisasi pada 2012 sebanyak sembilan desa, kemudian pada 2013 sebanyak 10 desa dan tahun ini akan direalisasikan 10 desa dari enam kecamatan di daerah itu.

"Pada tahun depan kami juga sudah merencanakan sebanyak 10 desa bisa dijadikan desa mandiri untuk menggenapi target 39 desa mandiri pada 2015, jika berhasil total 39 desa tersebut berarti kami berhasil melampaui target total di RPJM yaitu sebanyak 30 desa," kata dia.

Ia mengatakan, saat ini ada beberapa desa yang telah ditetapkan menjadi desa mandiri sudah mampu memenuhi kriteria indikator pokok standar desa mandiri, terutama dalam bidang tingkat ekonomi masyarakat, kesehatan, pendidikan dan keimanannya.

Ia mencontohkan, Desa Tuik, Kecamatan Kelapa yang memiliki potensi pertanian pangan saat ini sudah mampu memenuhi sebagian besar indikator tersebut, desa tersebut mampu mandiri pangan bahkan surplus dan indokator lainnya juga sudah banyak yang memenuhi standar.

"Desa Kundi, Kecamatan Simpng Teritip yang memiliki potensi andalan sektor perkebunan karet dan lada, Desa Sinar Sari dengan potensi andalan perkebunan karet, Desa Simpang Yul sektor kelapa sawit dan karet, Belolaut, KEcamatan Muntok dengan potensi perikanan dan kelautan juga sudah mampu memenuhi indikator yang ditentukan," kata dia.

Selain menerapkan indikator pokok sebagai syarat desa mandiri, kata dia, pemkab juga mengelurkan indikator penunjang yang terdiri dari beberapa sektor, seperti penerapan program keluarga berencana, administrasi kependudukan, [pemberdayaan perempuan, olah raga dan kepemudaan serta lainnya.

"Rata-rata semua desa yang telah diresmikan menjadi desa mandiri pada tahun sebelumnya, sudah mampu memenuhi kriteria dari indikator tersebut, meskipun tingkat kemampuan berbeda-beda," Kata dia.

Ia mengatakan, ada beberapa desa yang sudah ditepkan menjadi desa mandiri, ternyata mampu berprestasi di tingkat provinsi dan nasional, sepertti yang ditunjukkan masyarakat Desa Sinar Sari, Kecamatan Kelapa yang mampu menjadi juara tingkat Provinsi Babel dalam penerapan PHBS, desa tersebut juga sebagai desa percontohan ODF atau rumah tangga yang sudah terbebas dari masalah buang air besar sembarangan.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang progres desa mandiri, pihaknya bersama SKPD terkait dalam waktu dekat ini akan melihat sekaligus mengevaluasi desa mandiri tersebut untuk mengetahui kelemahan atau program apa saja yang belum berjalan sesuai indikator.

"Pengawasan berbagai program tetap kami lakukan, misalnya ada desa yang masih ditemukan ada kelemahan di indikator kesehatan, nanti SKPD terkait akan melakukan tindakan ekstra untuk membina desa tersebut yang belum mampu memenuhi dari indikator yang sudah ditetapkan," ujarnya.

Pewarta: Oleh Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Aprionis


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2014