Sungailiat (Antara Babel) - Anggota Panwaslu Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Subhan, minta pihak KPU segera mengganti surat suara yang basah akibat terkena hujan di Kecamatan Raiu Silip.

"Saya minta pihak KPI segera mengganti surat suara yang basah atau rusak akibat kena hujan saat distribusi," katanya di Sungailiat, Selasa.

Ia mengatakan, pada saat pencoblosan nantinya seluruh surat suara tidak ada yang rusak sedikitpun, dan kalaupun ada harus diganti pada saat penyortiran awal.

"Pihak KPU harus lebih jeli dan teliti terhadap seluruh logistik maupun surat suara yang didistribusikan ke TPS jangan sampai ada kerusakan sedikitpun," kata Subhan.

Dikatakan, pihaknya bersama sejumlah Petugas Pengawas Lapangan (PPL) tetap melakukan pengawasan distribusi logistik sampai ke tingkat desa atau TPS.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Bangka, Zulkarnain mengatakan, surat suara yang terkena air hujan tidak sampai basah karena dibungkus rapat dalam plastik.

"Memang surat suara di Kecamatan Riau Silip, terkena hujan tetapi tidak sampai basah karena setelah saya periksa terbungkus rapat dalam kantong plastik," katanya.

Pihaknya minta PPS jika masih menemukan adanya kekurangan atau kerusakan pada logistik  hendaknya segera dikoordinasikan ke PPK agar segera dilakukan penggantian.

"Saya optimis seluruh surat suara maupun logistik pemilu lainnya sudah lengkap termasuk tidak ada yang rusak karena sebelumnya sudah disortir dengan teliti," katanya.

Zulkarnain mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang masuk dalam DPT atau DPK agar meluangkan waktunya datang ke TPS pada 9 Juli untuk menyampaikan hak pilihnya memilih capres dan cawapres sesuai hati nuraninya.

"Hak pilih yang disampaikan masyarakat akan membantu menentukan masa depan bangsa Indonesia untuk lima tahun ke depan," katanya.

Pewarta: Oleh Kasmono

Editor : Aprionis


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2014