Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok beras di gudang distributor di Provinsi Bangka Belitung tercatat mencapai 2.628 ton dan harga bertahan normal seiring pasokan dari daerah sentra produksi padi di Pulau Jawa dan Sumatera lancar.
"Diperkirakan stok beras di gudang distributor ini akan terus bertambah karena pengusaha selalu mendatangkan pasokan secara kontinu," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Dalam Negeri Disperindag Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Rabu. Atas izin Kepala Disperindag Babel, Suharto.
Ia menjelaskan, sebanyak 2.628 ton beras tersebut tersebar di gudang distributor PT Bina Purnama Bersama sebanyak 750 ton, PT Bangka Alam Sejahtera sebanyak 310 ton, PT Cahaya Abadi 40 ton, Akon 250 ton, Bulog 23 ton, dan Toko Hartono 35 ton.
Selanjutnya stok beras di gudang distributor toko Kim Nyuk sebanyak 30 ton, UD Mawar Jaya 460 ton, CV As sebanyak 30 ton dan PT Globus Internusa 700 ton.
"Stok beras menjelang Lebaran masih aman harga diperkirakan akan terus normal yaitu Rp10.000 per kilogram, jadi selama pasokan lancar dan permintaan stabil masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kenaikan harga," ujarnya.
Menurut dia, pemenuhan kebutuhan beras warga di daerah itu akan dapat dicukupi jika mendatangkan pasokan dari luar.
"Semoga saja distributor tetap mendatangkan pasokan yang cukup agar tidak terjadi kelangkaan sehingga dapat memenuhi permintaan warga dan menjaga kestabilan harga," ujar dia.
Menurut dia, harga beras akan mengalami kenaikan jika stok berkurang, pasokan tersendat dan naiknya biaya pengiriman.
"Selama stok cukup dan pasokan lancar warga tidak perlu khawatir akan kenaikan harga menjelang hingga memasuki Lebaran Idul Fitri," ujarnya.
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2014
"Diperkirakan stok beras di gudang distributor ini akan terus bertambah karena pengusaha selalu mendatangkan pasokan secara kontinu," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Dalam Negeri Disperindag Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Rabu. Atas izin Kepala Disperindag Babel, Suharto.
Ia menjelaskan, sebanyak 2.628 ton beras tersebut tersebar di gudang distributor PT Bina Purnama Bersama sebanyak 750 ton, PT Bangka Alam Sejahtera sebanyak 310 ton, PT Cahaya Abadi 40 ton, Akon 250 ton, Bulog 23 ton, dan Toko Hartono 35 ton.
Selanjutnya stok beras di gudang distributor toko Kim Nyuk sebanyak 30 ton, UD Mawar Jaya 460 ton, CV As sebanyak 30 ton dan PT Globus Internusa 700 ton.
"Stok beras menjelang Lebaran masih aman harga diperkirakan akan terus normal yaitu Rp10.000 per kilogram, jadi selama pasokan lancar dan permintaan stabil masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kenaikan harga," ujarnya.
Menurut dia, pemenuhan kebutuhan beras warga di daerah itu akan dapat dicukupi jika mendatangkan pasokan dari luar.
"Semoga saja distributor tetap mendatangkan pasokan yang cukup agar tidak terjadi kelangkaan sehingga dapat memenuhi permintaan warga dan menjaga kestabilan harga," ujar dia.
Menurut dia, harga beras akan mengalami kenaikan jika stok berkurang, pasokan tersendat dan naiknya biaya pengiriman.
"Selama stok cukup dan pasokan lancar warga tidak perlu khawatir akan kenaikan harga menjelang hingga memasuki Lebaran Idul Fitri," ujarnya.
Editor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2014