Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali merawat satu pasien dalam pengawasan (PDP) atau suspect virus corona/COVID-19 di ruang isolasi RSUD setempat, Kamis (19/3) pagi.

"Pasien ke 17 jenis kelamin laki-laki usia 62 tahun status PDP dan dirawat di ruang isolasi," kata Direktur RSUD Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Hendra Sp.An di Tanjung Pandan, Kamis.

Menurut dia, selain merawat satu pasien tambahan PDP pihaknya juga merawat satu pasien Orang Dengan Pemantauan (ODP) yaitu pasien nomor 10 jenis kelamin perempuan usia 39 tahun di ruang isolasi RSUD setempat.

Selain itu, jumlah pasien ODP di RSUD setempat juga terus bertambah menjadi tujuh orang namun tidak dirawat dan dirujuk pulang atau isolasi di rumah.

"Mereka mengisolasi diri tidak boleh ke mana-mana makannya juga cukup istirahat cukup kalau ada gejala tambahan seperti panas dan batuk segera datang ke rumah sakit," ujarnya.

Hendra menambahkan, hingga saat ini sebanyak 10 pasien telah diambil sampel spesimennya terdiri dari pasien nomor 01 sampai 08 kemudian pasien nomor 16 dan pasien 17.

"Jadi hari ini sudah dilakukan delapan kali swap dan kemarin lima kali swap jadi hari ini ada 13 spesimen yang dikirim ke laboratorium kesehatan Kemenkes," katanya.

Dikatakan dia, sedangkan kondisi terkini dari 10 pasien yang sedang mendapatkan perawatan di ruang isolasi RSUD setempat baik PDP maupun ODP kondisinya semakin membaik.

"Kondisi semakin membaik pasien 01 sampai 04 rata-rata progresnya membaik tidak ada yang memburuk yang harus pakai ventilator," ujarnya.

Pewarta: Apriliansyah

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2020