Yuni Herwita satu dari sekian wanita di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka, yang menjadi sosok "Kartini" masa kini karena waktunya banyak diluangkan untuk mengabdi ke masyarakat.

Di Sungailiat, Rabu, kepada ANTARA, Yuni Herwita mengakui, kegiatan sosial kemasyarakatan  yang dilakukannya baik secara individu maupun kelompok telah dikerjannya puluhan tahun lalu.

Sebagai mantan seorang pendidik, dirinya menilai pengabdian dengan masyarakat dengan berbagai kegiatan sosial  tidak hanya menjadi ladang amal namun juga sebagai referensi renungan diri untuk melakukan yang terbaik.

Kunjungan ke salah satu panti jompo dengan teman-teman di Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAT) misalnya, minimal menyadarkan dirinya apakah diri kita suatu akan menjadi penghuni di panti yang sama.

"Begitu pula halnya saat berkunjung kerumah sakit, hikmah terbesar adalahnya rasa bersyukur bahwa kita masih diberikan kesehatan sehingga masih berpeluang melakahkan kaki kita untuk berbuat kebaikan ke orang lain," kata Yuni Herwita yang menjabat sebagai Sekretaris IKAT Kabupaten Bangka.

 
Yuni Herwita, saat membagikan masker ke pengendara (babel.antaranews.com/kasmono)


Dia mengajak "Kartini" masa kini agar lebih "memanjangkan" langkah kakinya melakukan hal yang bermanfaat bagi masyarakat karena bantuan sosial dapat dilakukan oleh siapa saja dan tanpa dibantasi dengan kemampuan ekonomi individu.

"Kita tidak mampu membantu masyarakat dalam bentuk materi, dapat membantunya dalam bentuk tenaga, pikiran atau bahkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat," jelasnya.

Penyebaran COVID-19 menjadi perhatian serius  yang menuntut dirinya dan keluarganya turun langsung ke pinggir-pinggir jalan membagikan masker bagi pengguna kendaraan di jalan raya.

 
Yuni Herwita, saat membagikan masker di pinggir jalan (babel.antaranews.com/kasmono)


"Panggilan nurani walau hanya dengan berbagi satu buah masker, namun diharapkan memiliki nilai manfaat besar ditengah pademi COVID-19," katanya.

Wabah COVID-19, memanggil kaum kartini untuk "berlomba" andil mengulurkan tenaga di tengah masyarakat minimal menyerukan pencegahan penyebaran virus itu baik melalui aksi pribadi ataupun kelompok.

Diinternal IKAT, Yuni Herwita salah satu inisiator organisasi untuk melakukan kegiatan sosial seperti, memberikan bantuan bagi anak yatim, kunjungan dan penyaluran bantuan ke pasien di rumah sakit, ke panti jompo dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Pewarta: Kasmono

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2020