Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperkuat kemitraan program kesehatan ibu guna meningkatkan kualitas kesehatan ibu, anak, keluarga dan masyarakat serta guna menurunkan kematian ibu dan bayi.

"Dinkes mengadakan pertemuan dengan mitra program kesehatan ibu yang ada di lintas sektor program dan sektor terkait yang berada di kabupaten/kota di Babel seperti ibu-ibu PKK, Bappeda, instansi terkait dan sebagainya," ujar Kepala Bidang (Kabid) Dinkes Babel, Sardiono di Pangkalpinang, Kamis.

Menurutnya, kesadaran dan pengetahuan para ibu untuk menjaga kesehatan mengalami penurunan sehingga mengakibatkan tingginya kematian ibu dan bayi.

"Kegiatan berlangsung pada 13-14 November 2014 dan diikuti oleh 40 peserta," jelasnya.

Ia menambahkan, faktor yang berkontribusi terhadap kematian ibu secara garis besar dikelompokkan menjadi penyebab langsung dan tidak langsung terkait kehamilan, persalinan dan nifas.

"77 persen dari tingginya penyebab kematian ibu adalah didominasi oleh pendarahan, eklamsia, komplikasi pueperium dan partus macet serta abortus," jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, upaya mempercepat penurunan angka kematian ibu memerlukan penanganan yang menyeluruh terhadap masalah yang ada dengan melibatkan lintas program dan lintas sektor.

"Pemerintah juga menempatkan bidan di desa, pemberdayaan keluarga dan masyarakat dengan menggunakan buku kesehatan ibu dan anak," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga mengadakan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi serta penyediaan fasilitas kesehatan pelayanan obstetri neonatal emergensi dasar di puskesmas.

"Diharapkan melalui pertemuan dapat memperkuat mitra tersebut sehingga mampu menurunkan kematian ibu dan anak secara maksimal," ujarnya.

Pewarta: Oleh Septi Artiana

Editor : Aprionis


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2014