Tentara Republik Indonesia (TNI) yang ada di jajaran Komando Resor Militer (Korem) 045 Garuda Jaya (Gaya) dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0431 Bangka Barat , bahu membahu membangun jalan dan jembatan serta kegiatan kemasyarakat lainnya dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Muntok, Bangka Barat, bersama dengan Polri dan masyarakat.

Dalam TMMD ini, dibangun jalan sepanjang 13,3 Km yang menghubungkan Desa Air Limau menuju Tanjung Ular, gorong-gorong, jembatan, rehabilitasi 2 RTLH.

"TMMD ini menunjukkan perannya membangun desa bersama-sama masyarakat, masih banyak yang perlu dikerjakan, dan akan selesai pada waktunya, saya hadir disini ingin melihat pelaksanaan kegiatan yang dikomandoi Dandim Bangka Barat, dengan melibatkan 150 personil terdiri dari polri, dinas terkait dan masyarakat," ujar Komandan Korem 045/Gaya, Brigjen TNI M.Jangkung Widyanto, Selasa (2/3/2021).

Selain membangun jalan, jembatan dan gorong-gorong, pembangunan lapangan volly, TMMD ini juga menyasar kegiatan non fisik, yakni sosialisasi kepada masyarakat terkait pandemi Corona, ajakan menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19, posyandu, pos binaan terpadu (posbindu), sosialisasi di bidang kesehatan, serta pembagian sembako.

Untuk pembagian sembako, diserahkan 50 paket di Desa Air Putih, 50 paket di Desa Air Belo, dan 50 paket di Desa Air Limau. Kegiatan ini, diharpakan membantu masyarakat dalam membangun desa, akses transportasi dan edukasi kepada masyarakat.

"TMMD tahun ini mengambil tema wujud sinergi membangun negeri, ini menunjukkan bahwa kita TNI, dalam hal ini manunggal membangun desa bersama stakeholder terkait lainnya, dalam pelaksaaan pekerjaan dan sasaran non fisik," ujarnya.

Danrem menambahkan, dalam satu tahun di Babel kebagian dua kali TMMD di Babar dan nantinya di Belitung, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat, dan sebagai bukti kehadiran TNI di tengah masyarakat, selain menjaga keamanan dan ketertiban.

"Tiap wilayah berbeda sasaran, tahun ini sinergi apa yang diinginkan pemda untuk buka akses dalam rangka pecepatan pembangunan kawasan yang ada di Babar. Bersama dengan Kepolisian, kami juga memberikan pencerahan dan pembinaan, " imbuhnya.

Sementara, Dandim 0431 Babar, Letkol Inf. Agung Perkasa, menambahkan, dalam program TMMD ini jalan yang telah dikerjakan sepanjang 4,4 Km dalam waktu lima belas hari, dan sisanya akan dikerjakan hingga tuntas.

"TMMD 110 diwilayah Korem Garuda Jaya mendapaytkan sasaran fisik berupa jalan sepanjang 13,3 Km, selama 15 hari kemarin tercapai pembangunan jalan sepanjang 4,4 km, dua jembatan dan tiga gorong-gorong, hari ini pembangunan gorong-gorong keempat," kata Dandim.

Sisa yang akan dikerjakan ini akan segera dituntaskan, Dandim menyebutkan, pihaknya juga bekerjasama dengan stakeholder terkait, kepolisian, BUMN, dinas terkait dan juga masyarakat.

Bupati Babar, Markus mengapresiasi TMMD yang dilaskanakan TNI ini, ia merasa terbantu dengan program ini, karena beberapa pekerjaan yang menjadi tanggungjawab pemerintah dikerjakan oleh TNI bersama- sama masyarakat.

"Sasaran yang dilaskanakan ini merupakan hasil koordinasi antara Kodim dengan Pemkab Babar yang disesuaikan dengan rencana tata ruang wilayah kabupaten Babar, guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, pembangunan kawasan ekonomi khusus dan industri kelautan terpadu," ujar Markus.

TMMD yang menitik beratkan akses jalan baru dengan luas sepanang 13,3 Km ini, melewati kawasan Air Belo dan Air Putih, hal ini, kata dia,  merupakan langkah yang baik untuk meningkatkan perekonomian di Babar.

Pewarta: Elza Elvia

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2021