Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi menyampaikan surat kepercayaan kepada Presiden Tunisia Kais Said yang menyampaikan kekagumannya terhadap kemajuan Indonesia.

Penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden Tunisia itu dilakukan Dubes Zuhairi pada Senin (25/4), menurut keterangan KBRI Tunis yang diterima di Jakarta, Selasa.

"Alhamdulillah, saya menyampaikan surat kredensial kepada Presiden Tunisia, Yang Mulia Kais Said, yang didampingi langsung Menteri Luar Negeri Tunisia Otsman Djarandi," kata Dubes Zuhairi.

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan bahwa hubungan bilateral Indonesia-Tunisia sudah terjalin selama 62 tahun sejak kunjungan Soekarno ke Tunisia pada 1960.

"Presiden Kais Said menyampaikan betapa kokohnya hubungan Indonesia-Tunisia dari dulu hingga sekarang, bahkan dalam perdagangan terus mengalami pertumbuhan," ujarnya.

Presiden Kais Said dalam pertemuan itu menyoroti kemajuan Indonesia yang sangat cepat. Dia menilai bahwa gotong-royong dan kebudayaan menjadi pilar kemajuan Indonesia, menurut keterangan KBRI Tunis.

"Saya terharu, ketika Presiden Kais Said mengapresiasi kemajuan Indonesia, karena solidaritas dan gotong-royong warga bangsa. Di samping kebudayaan Indonesia yang sangat kokoh tertanam dalam sanubari warga," kata Zuhairi.

KBRI Tunis menyebutkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan hubungan bilateral RI-Tunisia dengan menyelesaikan kesepakatan perdagangan, perjanjian dagang istimewa (PTA), kerja sama di bidang pertahanan, penanggulangan terorisme, meningkatkan volume perdagangan, kerja sama pemberdayaan perempuan dan moderasi beragama, serta diplomasi kebudayaan melalui pengenalan musik, film, tarian, dan pencak silat, serta penerjemahan buku-buku ulama Indonesia ke dalam bahasa Arab.
 

Pewarta: Yuni Arisandy Sinaga

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022