Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pemantauan ketersediaan bahan pangan pokok di sejumlah distributor menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023.

"Kami berupaya meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk menjaga agar pasokan tetap lancar karena sebagian besar kebutuhan pangan pokok masih mengandalkan pasokan dari luar daerah," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat Aidi di Mentok, Rabu.

Ia mengatakan, sebagai kabupaten yang berada di daerah kepulauan dan produksi pangan masih relatif rendah, hanya sekitar 25 persen dari kebutuhan konsumsi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat selalu berupaya agar pasokan bahan pangan pokok dari luar daerah tetap terjaga lancar.

Untuk itu, pihaknya rutin berkala melakukan pendataan stok di sejumlah gudang distributor yang ada di daerah itu dan melakukan koordinasi dengan Dinas Perindag Provinsi Babel sebagai langkah antisipasi terjadinya kelangkaan barang.

"Pada saat menjelang hari raya keagamaan seperti saat ini, kita juga meningkatkan pemantauan, bahkan setiap hari petugas mendata stok barang di tingkat distributor," katanya.

Dengan adanya data yang riil dan valid diharapkan bisa melakukan antisipasi dini untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga bahan pangan pokok.

Selain pemantauan di tingkat distributor, petugas juga melakukan pemantauan harga di tingkat pedagang pasar dan pedagang pengecer, toko swalayan, mini market dan lainnya.

"Sampai sejauh ini belum ada lonjakan harga bahan pangan pokok, pasokan cukup aman dan harga di tingkat pedagang pengecer relatif stabil," ujarnya.

Aidi menambahkan, koordinasi juga dilakukan Pemkab bangka Barat dengan PT ASDP Pelabuhan Tanjungkalian dan Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan Bangka Barat dan instansi terkait lain untuk memastikan perjalanan kendaraan angkutan barang tidak mengalami kendala pada saat musim libur seperti saat ini.

Berdasarkan data Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat, sejumlah harga kebutuhan pangan pokok di daerah itu masih cukup stabil, antara lain gula pasir lokal Rp14.500/kilogram, minyak goreng fortune Rp16.500/liter, telur ayam Rp1.970 per butir, beras premium Rp12.000/kilogram, daging sapi Rp150.000/kilogram, daging ayam broiler Rp33.000/kilogram, bawang merah Rp34.000/kilogram, bawang putih Rp23.000/kilogram, dan cabai rawit merah Rp52.000/kilogram.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2022