Anggota DPRD Kabupaten Bangkalan Madura Provinsi Jawa Timur Achmad Safik melakukan studi pengelolaan dana desa di Kabupaten Bangka karena dianggap cukup berhasil.

"Saya sengaja studi di Kabupaten Bangka karena memiliki kesamaan karakter geografis sebagai daerah kepulauan yang dianggap sukses mengelola dana desa," kata dia di Sungailiat, Selasa.

Sebagai anggota Komisi A DPRD Bangkalan, Achmad Safik mengatakan hasil studi nantinya akan dicoba diterapkan meskipun pengelolaan dana desa di daerahnya sudah sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku.

"Mungkin ada beberapa hal pembanding yang dapat diterapkan di daerah kami karena prinsip pengelolaan dana desa untuk meningkatkan kesejahteraan termasuk pula di dalamnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat," jelasnya.

Dia menilai pengelolaan dana desa terkait manajemen infrastruktur di Kabupaten Bangka lumayan baik yang mengakomodir semua pihak sementara hal itu belum merata diterapkan di Kabupaten Bangkalan.

Berdasarkan data validasi KPU Bangkalan kata Achmad Safik, jumlah penduduk mencapai satu juta lebih dengan 18 kecamatan dan 273 desa

Achmad Safik menganggap masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung dengan Madura mempunyai hubungan emosional yang erat karena tercatat 34 ribu warga Madura tinggal di wilayah Bangka Belitung.

"Saya yakin hubungan erat masyarakat di dua kepulauan ini terjaga selamanya bahkan ada salah satu anggota DPRD Kota Pangkalpinang adalah orang Madura," ujarnya.

Ia menyarankan warga Madura yang tinggal di Bangka Belitung tetap menjaga persatuan, menjaga keamanan ketertiban dan mendukung pemerintah daerah setempat.
 

Pewarta: Kasmono

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023