Jajaran Kepolisian Resort Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menemukan penyebab tenggelamnya Kapal Tongkang LCT Cahaya Monica milik PT.Alam Lepar Sejahtera di perairan laut Tanjung Gibang Desa Penutuk Kecamatan Lepar Pongok yang terjadi pada Sabtu(15/04) sekitar pukul 10.30 WIB.

"Sebelum kapal itu berangkat, kondisi kapal pada bagian depan bocor dan air sudah masuk ke dalam kapal, namun karena perjalanan hanya menempuh sekitar 45 menit sehingga captain kapal Hasan menganggap kapal masih layak untuk berangkat,baru sekitar 25 menit,posisi kapal perlahan mulai tenggelam,"kata Kapolres Bangka Selatan AKBP.Toni Sarjaka melalui Kasat Polair  Polres Bangka Selatan Iptu.Edi Suhaidi di Toboali,Minggu(16/04).

Disampaikannya selain Kapal Tongkang milik perusahaan yang bergerak di bidang Tambak Udang itu ada juga kapal motor nelayan Azkia Multifa yang terbalik di lokasi yang sama.

"Berdasarkan informasi yang diterima Kapal tongkang LCT Cahaya monica milik PT itu berangkat dari pelabuhan Desa Sadai dengan membawa muatan pasir untuk bangunan dengan kapasitas sekitar 40 ton hendak di antar ke lokasi Tambak udang di Lepar Pongok ,"katanya.

Menurut Edi tidak ada korban jiwa atas peristiwa tenggelamnya kapal tongkang dan kapal motor milik nelayan itu kalau untuk kerugian material belum diketahui.

"Total jumlah penumpang dalam dua kapal itu sebanyak tujuh orang terdiri dari empat orang di kapal tongkang dan tiga orang di kapal nelayan,"katanya.

Ia mengatakan beberapa saksi sudah dimintai keterangan terkait dengan peristiwa ini,pihaknya juga ikut serta mengevakuasi para korban untuk memastikan tidak ada korban jiwa yang lain.

"Selain membantu evakuasi terhadap para korban kita juga akan melakukan interogasi terhadap para saksi,"kata dia.

Pewarta: Juniardi

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023