Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS dengan memperluas layanan skrining atau deteksi dini secara gratis di seluruh puskesmas di daerah setempat.
Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun di Koba, Jumat, mengatakan layanan skrining tersebut diberikan secara cuma-cuma dan identitas pasien dijamin kerahasiaannya, guna mendorong masyarakat berani melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Semua orang bisa melakukan skrining. Layanan ini gratis dan kerahasiaan data pasien dijaga,” kata Zaitun.
Ia menjelaskan HIV/AIDS bukan merupakan aib sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk memeriksakan diri lebih awal guna mengetahui kondisi kesehatannya.
Menurut dia, deteksi dini penting dilakukan karena penderita yang menjalani pengobatan rutin memiliki peluang hidup lebih baik dibandingkan mereka yang tidak menjalani pengobatan.
Zaitun mengatakan seluruh puskesmas di Kabupaten Bangka Tengah saat ini sudah melayani skrining sekaligus pengobatan bagi pasien HIV/AIDS.
“Siapa saja yang ingin melakukan pemeriksaan dapat datang langsung ke puskesmas terdekat karena layanan skrining dan pengobatan sudah tersedia,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penularan HIV tidak hanya melalui hubungan seksual berisiko, tetapi juga dapat terjadi melalui transfusi darah, penggunaan jarum suntik secara bergantian, serta kontak dengan darah yang terinfeksi.
Karena itu, Dinas Kesehatan mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara sukarela sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan HIV/AIDS di masyarakat.
Ia menjelaskan berdasarkan data dinas kesehatan, pada 2024 ditemukan sebanyak 20 kasus HIV/AIDS di daerah itu, sedangkan pada 2025 tercatat 25 kasus. Namun, peningkatan temuan tersebut dipengaruhi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan skrining.
Menurut dia, HIV/AIDS masih merupakan fenomena “gunung es” sehingga jumlah kasus yang terdeteksi kemungkinan belum mencerminkan kondisi sebenarnya di masyarakat.
Editor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026