Kepolisian Resor Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan sejumlah langkah antisipasi jika terjadi kepadatan penumpang arus milir Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjungkalian, Mentok.
"Kita telah menyiapkan beberapa skenario pola penguraian penumpang jika terjadi kepadatan pada puncak arus milir 24-25 Maret 2026, kita cukup berhasil melaksanakan tugas pelayanan sehingga tidak terjadi kemacetan di kawasan pelabuhan maupun jalan utama menuju kawasan itu," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Rabu.
Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan tim gabungan, puncak arus milir Lebaran diprediksi terjadi dalam dua periode, yaitu 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
Pada periode pertama diprediksi meningkat karena 25 Maret 2026 hari pertama masuk kerja bagi karyawan perusahaan dan pegawai pemerintahan, sedangkan periode kedua merupakan hari terakhir sebelum anak-anak masuk sekolah yang dijadwalkan mulai Senin (30/3).
Ia menjelaskan pengamanan tidak hanya difokuskan pada kelancaran arus penumpang di pelabuhan, tetapi juga pada keselamatan para pemudik setelah tiba di pelabuhan yang menghubungkan Pulau Bangka-Sumatra tersebut.
Pihaknya melakukan antisipasi dengan memberikan imbauan kepada para pelaku perjalanan yang tiba di Pelabuhan Tanjungkalian untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan jika kondisi badan kurang prima.
"Penumpang yang menyeberang dari Sumatra itu waktu tempuh cukup lama sehingga ketika sampai di Pelabuhan Tanjungkalian perlu untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke kabupaten lain di Pulau Bangka," ujarnya.
Dengan beristirahat sejenak diharapkan badan kembali prima sehingga bisa melanjutkan perjalanan dengan selamat sampai tujuan.
"Imbauan ini kami sampaikan ke masyarakat guna meminimalkan kemungkinan terjadi kecelakaan lalu lintas," katanya.
Selain menyiagakan personel di kawasan pelabuhan, pihaknya juga memperkuat patroli di jalur-jalur utama yang dilalui pemilir dengan tetap menyampaikan imbauan keselamatan berkendara, terutama bagi pengendara yang menempuh perjalanan jauh setelah menyeberang.
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka Agustinus Cahyo mengatakan pada pelayanan arus milir Lebaran pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Pemkab Bangka Barat untuk menyiapkan lokasi beristirahat bagi pelaku perjalanan sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan masing-masing.
"Selain pelaku perjalanan bisa beristirahat di sekitar pelabuhan, pemkab juga telah menyiapkan beberapa posko pelayanan di beberapa lokasi jalan utama yang menghubungkan Bangka Barat dengan kabupaten/kota lain di Pulau Bangka," katanya.
Posko-posko tersebut didirikan selain memantau dan mengawasi arus lalu lintas selama periode Lebaran 2026, juga bisa dimanfaatkan untuk beristirahat para pelaku perjalanan.
Dengan berbagai langkah yang sudah disiapkan diharapkan arus milir Lebaran 2026 di Bangka Barat dapat berjalan lancar, aman, dan mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.
Editor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026