Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Kepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung menyatakan pelayanan arus mudik dan milir Lebaran 2026 berjalan sukses, aman dan lancar.

"Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dengan fokus utama pada pelayanan masyarakat dan kelancaran arus mudik milir di wilayah Bangka Barat berjalan aman dan kondusif," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Jumat.

Ia menjelaskan, arus mudik dan milir Lebaran yang terkonsentrasi di kawasan Pelabuhan Tanjungkalian, Bangka Barat berjalan kondusif, meski terjadi lonjakan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. 

Berdasarkan data manifes dari 13 hingga 25 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Tanjungkalian, Mentok menuju Tanjungapi-api, Sumatera Selatan meningkat hingga 32.315 orang, dibandingkan tahun 2025 sebanyak 11.551 penumpang.

Lonjakan tinggi juga terjadi pada jumlah penumpang jalan kaki mencapai 10.485 orang, dibandingkan tahun sebelumnya hanya 2.154 penumpang.

Selain itu, jumlah mobil pribadi juga meningkat tajam mencapai 5.090 unit, sedangkan pada tahun 2025 sebesar 1.999 unit.

Begitu juga dengan jumlah sepeda motor pada tahun 2026 meningkat hingga 1.326 unit, dibandingkan tahun sebelumnya hanya 793 unit motor.

Peningkatan jumlah penumpang, baik pejalan kaki, sepeda motor maupun mobil pribadi dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat yang lebih menggunakan jasa penyeberangan kapal feri.


"Pada masa pelayanan tahun ini sempat mengalami lonjakan cukup signifikan, bahkan sempat terjadi penumpukan karena dipengaruhi keterbatasan armada kapal feri dan dermaga yang tersedia," katanya.

Menurut dia, berdasarkan data tersebut menunjukkan peningkatan jumlah penumpang pada arus milir sehingga menyebabkan kepadatan di Pelabuhan Tanjungkalian.

"Kami bersama sejumlah instansi terkait sudah melakukan pemetaan untuk antisipasi kepadatan saat puncak arus milir di Tanjungkalian," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya menerapkan sistem penampungan kendaraan sebelum masuk ke area pelabuhan agar antrean berjalan sesuai jadwal tiket.

Selain itu, alur kendaraan dan penumpang yang akan naik maupun turun dari kapal feri juga dilakukan pemisahan jalur dan pintu keluar-masuk sehingga tidak menimbulkan kepadatan atau kemacetan.

"Secara keseluruhan Operasi Ketupat 2026 berjalan aman dan kondusif, kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi aktif membantu kelancaran pelayanan ini," katanya.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026