Anggota DPD RI Darmansyah Husein meminta Perum Bulog Cabang Belitung dapat terus berperan dalam menjaga stabilitas harga pangan di daerah itu sehingga tidak mengalami kenaikan atau lonjakan.
"Kami minta Bulog Belitung untuk terus mengontrol stabilitas harga pangan seperti beras agar tidak melonjak," katanya di Tanjungpandan, Belitung, Minggu.
Hal itu disampaikan usai meninjau stok pangan yang tersimpan di gudang Perum Bulog Cabang Belitung.
Ia menjelaskan, sesuai tugas dan fungsi, Perum Bulog adalah perpanjangan tangan dari pemerintah untuk menjalankan fungsi pemerataan dan distribusi pangan kepada masyarakat kurang mampu.
"Saya sebagai anggota DPD RI memonitor itu semua agar berjalan sesuai dengan misinya membantu masyarakat kurang mampu," ujar dia.
Ia mengatakan di tengah kondisi konflik Timur Tengah yang masih berlangsung, Bulog tentunya memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
"Karena konflik itu berantai yang berdampak terhadap kondisi perekonomian maupun hasil pertanian bangsa Indonesia maka pemerintah harus berperan, saya kira dalam hal ini Bulog Belitung sebagai perpanjangan tangan pemerintah sudah berfungsi dengan baik," katanya.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung Syahrianza Rahman menyambut baik kehadiran anggota DPD RI Darmansyah Husein di gudang Perum Bulog Belitung.
Ia memastikan stok beras di Perum Bulog Cabang Belitung saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yakni beras medium 578 ton, beras premium 22 ton, MinyaKita 3.400 liter
"Kemudian sedang dalam pengiriman adalah penambahan stok beras medium bulan Mei sebanyak 500 ton," ujar dia.
Ia mengatakan Perum Bulog Cabang Belitung juga aktif menjaga stabilitas harga pangan dengan rutin mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Tani yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung.
"Partisipasi kami dalam kegiatan GPM dan Pasar Tani menjadi salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan dan kondisi inflasi daerah," katanya.
Editor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2026