Belitung (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengimbau pembagian daging kurban Idul Adha 1447 Hijriah di daerah itu menggunakan wadah ramah lingkungan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk membawa wadah sendiri dari rumah yang dapat digunakan ulang sebagai tempat daging kurban," kata Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Belitung, Johandi Agus Saputra di Tanjungpandan, Senin.
Ia mengatakan, aktivitas penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah berpotensi menimbulkan lonjakan volume sampah yang signifikan, terutama dari penggunaan kantong plastik sekali pakai, styrofoam, maupun bahan lain yang sulit terurai oleh alam.
DLH Belitung juga meminta panitia pembagian daging kurban Idul Adha 1447 Hijriah dapat menggunakan wadah alternatif yang ramah lingkungan sebagai pembungkus daging kurban.
"Ada beberapa wadah alternatif yang bisa dimanfaatkan sebagai pembungkus daging kurban seperti daun simpor, daun pisang, hingga kerajinan anyaman tradisional daerah maupun bambu seperti besek atau bakak hingga tali purun sebagai alat pengikat," ujarnya.
Selain itu, panitia kurban juga diimbau menyediakan sarana pengelolaan sampah yang representatif, berupa tempat sampah terpilah di lokasi pelaksanaan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah.
Panitia kurban juga diminta menyiapkan satuan tugas khusus di lapangan yang bertugas menangani sampah sekaligus melakukan kampanye dan edukasi kepada masyarakat.
"Panitia kurban juga diharapkan melakukan koordinasi dengan DLH Belitung terkait pelaksanaan kegiatan kurban, termasuk dalam upaya edukasi publik mengenai pengurangan penggunaan plastik sekali pakai," katanya.
Ia berharap partisipasi aktif masyarakat dan panitia kurban dapat membantu meminimalisir timbulan sampah plastik selama perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di daerah itu
“Langkah pengawasan dan edukasi akan terus dilakukan guna memastikan praktik kurban berjalan lancar dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Pewarta: ApriliansyahUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026