Jakarta (Antaranews Babel) - Pemerintah Bangladesh mengapresiasi peran Indonesia pada Perserikatan Bangsa Bangsa, Dewan Hak Asasi Manusia dan Organisasi Kerja Sama Islam dalam menyelesaikan isu Rohingya.

Duta Besar Republik Rakyat Bangladesh untuk Indonesia Mayor Jenderal Azmal Kabir pada peringatan 47 tahun Hari Nasional dan Kemerdekaan Bangladesh, di Jakarta, Senin (26/3) malam, juga menyampaikan penghargaan dari Pemerintah Bangladesh kepada Indonesia atas bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada masyarakat Rohingya, termasuk mendirikan kamp kesehatan di Cox Bazar.

Lebih lanjut Dubes mengatakan hubungan bilateral yang sangat baik antara Bangladesh dan Indonesia telah terjalin sejak negara di Asia Selatan itu meraih kemerdekaan pada 16 Desember 1971.

"Indonesia adalah satu dari negara-negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Bangladesh pada Februari 1972. Sebagai bentuk persahabatan kedua negara membuka misi diplomatik pada Mei 1972," ujar Dubes Azmal.

Menurut dia, sejak saat itu kedua negara bersahabat ini tidak hanya menjalin hubungan bilateral, tapi juga membangun pengertian pada tingkat pemimpin dan lainnya, seperti dalam bidang perdagangan dan hubungan antarmasyarakat.

Hubungan antara kedua negara meningkat pada tahun-tahun belakangan ini dengan nilai lebih dari 1,5 miliar dolar AS, sementara hubungan antara pengusaha dan masyarakat Indonesia dan Malaysia juga terus menguat setiap tahun.

Pada 27-29 Januari 2018, Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kenegaraan ke Bangladesh serta menyaksikan penandatanganan beberapa nota kesepahaman dan kesepakatan.

Pewarta: Libertina Widyamurti Ambari

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2018