Pangkalpinang (Antaranews Babel) - Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN, Djoko R. Abumanan mengatakan pasokan listrik di posko bencana dan pengungsian di Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) aman setelah dilakukan perbaikan usai gempa melanda daerah itu.

"Untuk pasokan listrik di pulau Lombok, kami telah memeriksa seluruh jaringan di pulau Lombok dan memastikan dalam kondisi baik," katanya melalui keterangan pers PLN yang diterima Antara di Pangkalpinang, Minggu.

Sejak Selasa (7/8) PLN pun telah mengamankan pasokan listrik untuk posko-posko bencana dan tempat-tempat pengungsian yang terdaftar, yang menjadi prioritas utama pemulihan listrik pasca gempa.

Sementara di kota Tanjung yang mengalami kerusakan parah setelah diguncang kembali oleh gempa susulan pada Kamis (10/8), PLN sudah melistriki posko-posko bencana dan instansi pemerintah/TNI-POLRI.

"Kondisi kelistrikan Kota Tanjung sehari setelah gempa (5/8), seluruh gardu distribusi padam. Jumlahnya sebanyak 225 gardu. Namun saat ini sudah normal kembali," katanya.

Menurutnya walaupun masih sering gempa susulan di lokasi, berkat kegigihan tim PLN dan relawan memperbaikinya, saat ini masih tersisa 91 gardu yang belum menyala. Satu demi satu, dari hari ke hari dinormalkan kembali agar beroperasi aman.

"Kantor-kantor seperti Kodim dan Polsek listriknya nyala. Namun penerangan jalan dan rumah belum karena ternyata bangunan yang tersisa tinggal sekitar 25 persen di Tanjung," katanya.

Pewarta: Tri Mustika Hardi

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2018