Muntok, (Antara Babel) - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sebanyak 14 peserta tidak mengikuti ujian nasional (UN) tingkat SMP dan sederajat pada hari pertama.
"Sebanyak 14 orang tersebut tidak hadir karena mengundurkan diri sebelum pelaksanaan UN, jadi secara otomatis mereka tidak lulus pada tahun ajaran 2013/2014," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdikpora Kabupaten Bangka Barat, Eko Nugroho di Muntok, Senin.
Ia menjelaskan, secara keseluruhan pelaksanaan UN di 39 unit SMP/MTs yang tersebar di enam kecamatan di daerah itu berjalan dengan baik dan sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
"Setelah ujian dengan mata pelajaran Bahsa Indonesia selesai, ada petugas khusus yang mengambil lembar jawaban UN di pos per kecamatan dan segera menyerahkannya ke provinsi. Jadi tidak ada lembar jawaban yang tercecer di sekolah atau kantor untuk mengantisipasi kecurangan," kata dia.
Ia mengatakan, UN SMP/MTs masih akan dilaksanakan tiga hari ke depan dengan jadwal pada Selasa (6/5) mata pelajaran yang diujikan Matematika, Rabu (7/5) Bahasa Inggris dan Kamis (8/5) Ilmu Pengetahuan Alam.
Di Kabupaten Bangka Barat, kata dia, peserta UN tingkat SMP/MTs sebanyak 2.321 pelajar yang berasal dari Kecamatan Muntok sebanyak 576 pelajar dari delapan sekolah, Kecamatan Simpang Teritip sebanyak 371 pelajar dari delapan sekolah, Kecamatan Kelapa 431 pelajar dari enam sekolah, Kecamatan Tempilang 341 orang dari tujuh sekolah, Kecamatan Jebus 317 pelajar dari tiga sekolah, dan Kecamatan Parittiga 285 peserta dari tujuh sekolah.
Kepala SMP Negeri I Muntok, Saudi, mengatakan pada tahun ajaran 2013/2014 ini ditargetkan sebanyak 218 siswa yang menjadi peserta UN akan mampu mengerjakan seluruh soal dengan baik dan bisa lulus seluruhnya seiring berbagai persiapan yang sudah dilakukan.
"Jauh-jauh hari kami sudah menggelar berbagai latihan soal yang disesuaikan dengan bobot UN, baik yang dilaksanakan atas inisiatif sekolah maupun dinas, selain itu pembinaan rohani dan mental juga kami berikan agar siswa semakin percaya diri," kata dia.
Ia menambahkan, les atau pemberian pelajaran tambahan di luar jam pelajaran kepada siswa peserta UN juga diberikan sejak tiga bulan lalu dengan harapan siswa semakin menguasai materi.
"Kami harapkan tingkat kelulusan siswa SMP N I Muntok mencapai 100 persen, seperti tahun sebelumnya dengan nilai baik," harap Saudi.
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2014
"Sebanyak 14 orang tersebut tidak hadir karena mengundurkan diri sebelum pelaksanaan UN, jadi secara otomatis mereka tidak lulus pada tahun ajaran 2013/2014," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdikpora Kabupaten Bangka Barat, Eko Nugroho di Muntok, Senin.
Ia menjelaskan, secara keseluruhan pelaksanaan UN di 39 unit SMP/MTs yang tersebar di enam kecamatan di daerah itu berjalan dengan baik dan sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
"Setelah ujian dengan mata pelajaran Bahsa Indonesia selesai, ada petugas khusus yang mengambil lembar jawaban UN di pos per kecamatan dan segera menyerahkannya ke provinsi. Jadi tidak ada lembar jawaban yang tercecer di sekolah atau kantor untuk mengantisipasi kecurangan," kata dia.
Ia mengatakan, UN SMP/MTs masih akan dilaksanakan tiga hari ke depan dengan jadwal pada Selasa (6/5) mata pelajaran yang diujikan Matematika, Rabu (7/5) Bahasa Inggris dan Kamis (8/5) Ilmu Pengetahuan Alam.
Di Kabupaten Bangka Barat, kata dia, peserta UN tingkat SMP/MTs sebanyak 2.321 pelajar yang berasal dari Kecamatan Muntok sebanyak 576 pelajar dari delapan sekolah, Kecamatan Simpang Teritip sebanyak 371 pelajar dari delapan sekolah, Kecamatan Kelapa 431 pelajar dari enam sekolah, Kecamatan Tempilang 341 orang dari tujuh sekolah, Kecamatan Jebus 317 pelajar dari tiga sekolah, dan Kecamatan Parittiga 285 peserta dari tujuh sekolah.
Kepala SMP Negeri I Muntok, Saudi, mengatakan pada tahun ajaran 2013/2014 ini ditargetkan sebanyak 218 siswa yang menjadi peserta UN akan mampu mengerjakan seluruh soal dengan baik dan bisa lulus seluruhnya seiring berbagai persiapan yang sudah dilakukan.
"Jauh-jauh hari kami sudah menggelar berbagai latihan soal yang disesuaikan dengan bobot UN, baik yang dilaksanakan atas inisiatif sekolah maupun dinas, selain itu pembinaan rohani dan mental juga kami berikan agar siswa semakin percaya diri," kata dia.
Ia menambahkan, les atau pemberian pelajaran tambahan di luar jam pelajaran kepada siswa peserta UN juga diberikan sejak tiga bulan lalu dengan harapan siswa semakin menguasai materi.
"Kami harapkan tingkat kelulusan siswa SMP N I Muntok mencapai 100 persen, seperti tahun sebelumnya dengan nilai baik," harap Saudi.
Editor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2014