Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjamin stok kebutuhuan bahan pokok di daerah itu masih tetap aman untuk beberapa bulan kedepan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mashun di Sungailiat saat kegiatan pasar murah bagi masyarakat Sungailiat, Kabupaten Bangka pada Jumat (8/3).

"Saya menjamin, untuk beberapa bulan kedepan stok kebutuhan pangan pokok masyarakat masih tetap aman, karena sejumlah distribusi sudah menjaganya menjelang terjadinya gelombang pasang," jelasnya.

Kondisi cuaca di perairan laut, diakui mempengaruhi kelancaran pasokan kebutuhan pangan pokok masyarakat yang dipasok dari luar pulau Bangka.

"Kurang lebih 80 persen kebutuhan pangan masyarakat di Bangka Belitung, masih mengantungkan pasokan dari luar seperti dari sebagian pulau Jawa, Lampung dan Palembang," katanya.

Dia mengatakan, selain kondisi cuaca di perairan laut yang menentukan kelancaran pasokan, kondisi hasil panen di daerah pemasok juga menentukan kelancaran.

"Jika daerah pemasok mengalami gagal panen, biasanya dapat berdampak keterlambatan pasokan atau terjadinya peningkatan harga di pasar, begitu pula sebaliknya," katanya.

Ketergantungan pasokan kebutuhan pangan dari luar pulau Bangka masih diperlukan karena  hasil panen disebagian masyarakat petani di Bangka Belitung belum mampu memenuhi kebutuhan keseluruhan masyarakat, hanya untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

"Sejumlah petani sawah, hasil panennya belum mampu memenuhi kebutuhan beras masyarakat di Bangka Belitung karena volume panen yang masih terbatas," jelasnya.

Pewarta: Kasmono

Editor : Adhitya SM


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2019