"Laporan awal sesaat setelah kejadian memang tercatat sebanyak 30 unit rumah mengalami rusak berat dan ringan, namun setelah dilakukan pendataan ulang ternyata terdapat 107 unit rumah yang mengalami rusak berat dan ringan,"Koba (Antara Babel) - Dinas Kesejahteraan Sosial Bangka Belitung mencatat sebanyak 107 rumah warga di Desa Keretak dan Keretak Atas, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, rusak diterjang angin puting beliung pada Jumat (27/6) sore.
"Laporan awal sesaat setelah kejadian memang tercatat sebanyak 30 unit rumah mengalami rusak berat dan ringan, namun setelah dilakukan pendataan ulang ternyata terdapat 107 unit rumah yang mengalami rusak berat dan ringan," kata Kepala Seksi Bencana pada Dinkesos Babel Akhiriyadi saat meninjau lokasi bencana, Minggu.
Ia menyatakan warga yang terkena musibah sudah ditangani dengan baik oleh tima tanggap darurat dengan memberikan bantuan darurat seperti tenda, pakaian, dan makanan pokok.
"Bantuan tidak saja dari pemerintah provinsi, tetapi juga dari Pemkab Bangka Tengah sebelumnya juga sudah menyalurkan bantuan dan kemungkinan bantuan yang sudah disalurkan itu hanya bisa bertahan satu minggu," ujarnya.
Dua desa diterjang angin puting beliung dengan durasi sekitar 20 menit seihingga membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyalamatkan diri.
Kepala Desa Keretak Nur Ikhsan melalui menyatakan tidak ada korban jiwa akibat pusaran angin puting beliung tersebut namun banyak rumah penduduk di dua desa tersebut disapu angin kencang itu.
"Kebanyakan kerusakan terjadi pada atap akibat disapu angin yang tiba-tiba kencang sehingga warga yang sedang berada di dalam rumah langsung berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri," ujarnya.
Ia menyatakan, warga yang rumahnya mengalami rusak sudah mendapat penanganan cepat dari pihak desa dan Dinsosnakertrans tidak berapa lama setelah kejadian.
"Pemerintah daerah membantu sembilan bahan pokok dan 19 unit tenda dipasang di rumah warga yang mengalami kerusakan sedang hingga berat," ujarnya.
Editor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026